KOTABUMI–-Kursi wakil bupati (wabup) Lampung Utara (Lampura) yang lowong sejak definitifnya Budi Utomo sebagai bupati, mulai ‘seksi’. Jika sebelumnya, masih agak ‘malu-malu’, kini minat untuk mengisi kursi tersebut, mulai disampaikan secara terbuka. Koalisi Partai Politik (Parpol) pengusung (PKS, Nasdem, Gerindra dan PAN), bukan hanya menyampaikan sosok calon yang bakal diusulkan. Tetapi sosok calon sendiri sudah berani buka suara, terkait kesiapannya untuk menjadi orang nomor dua di bumi Lampura.
Agung Utomo, ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampura, misalnya, menyatakan kesiapannya untuk mendampingi Budi Utomo, sebagai wabup. Terlebih dirinya telah mengantongi rekomendasi dari DPP PKS, sebagai calon wabup. Artinya dari internal PKS, dirinya diberikan kepercayaan untuk maju sebagai calon. “Ya, rekomendasi DPP PKS sudah saya terima, dan saya siap untuk melaksanakan amanah partai tersebut,” jelas Agung Utomo, Selasa (20/4).
Meski demikian, lanjut Agung, perjalanan untuk sampai pada calon yang diusulkan oleh koalisi Partai Politik (Parpol) pengusung, masih cukup panjang. Sebab empat Parpol Pengusung (PKS, Nasdem, Gerindra dan PAN), harus satu suara untuk dua nama yang diusulkan. Disini letak kesulitannya, sebab dipastikan masing-masing Parpol memiliki calonnya sendiri. Dengan begitu akan ada empat nama, yang harus dikerucutkan menjadi dua nama. Baru kemudian diusulkan untuk dipilih oleh DPRD melalui Bupati Lampura. “Untuk sampai pada kesepakatan, tentu perlu komunikasi politik bersama parpol pengusung. Nah sejauh ini, komunikasi itu belum dilakukan,” ujarnya.
Ditegaskan Agung, ia bersama jajaran DPD PKS Lampura membuka pintu dan siap untuk menjalin komunikasi. Apalagi jika komunikasi itu dijalin bersama Budi Utomo sebagai orang yang akan ‘menggunakan’ wabup sebagai pendampingnya. Sekaligus dapat bertindak sebagai penengah, jika kemudian komunikasi menemui jalan buntu. Sebab dimungkinkan, masing-masing parpol ‘ngotot’ dengan calonya, sehingga kesepakatan sulit dicapai. “Kami pada prinsipnya siap untuk berkomunikasi bersama parpol pengusung lain. Terlebih jika itu diprakarsai oleh pak Bupati langsung,” tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, terkait kursi wakil bupati, DPD PKS Lampura pastikan bakal usung Agung Utomo, mantan ketua DPD PKS yang kini menjabat sebagai ketua MPD PKS Lampura. Kepastian itu di dapat, setelah Surat Keputusan (SK) DPP PKS penetapan Agung Utomo sebagai calon, diterima Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Lampura. “Kalau soal cawabup SK dari DPP atas nama pak Agung (Agung Utomo-red),” jelas M. Nuzul Setiawan, ketua DPD PKS Lampura, pada Minggu (18/4) lalu.
Masuknya nama Agung dalam bursa calon wakil bupati Lampura, berarti menambah jumlah calon yang akan diusulkan. Sebab sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) partai Nasdem Lampung Taufik Basari mengatakan, pihaknya telah membahas bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan menyepakati Imam Syuhada yang akan diajukan. Kemudian
Wakil ketua DPD Gerindra Lampung, Mikdar Ilyas mengatakan akan mengusulkan Sekretaris DPD Lampung Pattimura.
Sementara, Ketua DPW PAN Lampung, Irham Djafar Lan Putra, mengusulkan Darwin Hipni, Mantan Ketua DPD PAN Lampura (fer/her)

Kursi Wabup Lampura Mulai ‘Seksi’ 




