Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Opini · 22 Apr 2021 20:41 WIB ·

HIKMAH RAMADHAN Ramadhan Mengajarkan Untuk Bersyukur


 <span class=HIKMAH RAMADHAN Ramadhan Mengajarkan Untuk Bersyukur"> Perbesar

Oleh: Tien Rostina Pra(Kepala Dinas Perpustakaan Arsip Daerah Lampung Utara).

Assalammualaikum wr.wb
Tabikpun…

Bulan Suci Ramdhan hendaknya jangan diasumsikan bahwa Ramadhan adalah bulan untuk menumpuk pahala.

Namun jadikanlah Ramdhan sebagai bulan untuk Umat Islam terus bersyukur dan mensyukuri seluruh nikmat yang Allah SWT berikan.Dengan kebiasaan yang kita lakukan di bulan Ramadhan hendaknya kita laksanakan juga di bulan-bulan setelah Ramadhan.

Ramadhan bukan dijadikan ajang untuk berlomba berbuat kebaikan, mendapatkan pahala, Namun Ramadhan juga mengajarkan kita untuk Bersyukur

Ramadhan juga mengajarkan Umat Muslim untuk merasakan kekurangan yang dirasakan orang lain.
Mulai dari menahan nafsu haus, lapar, keinginan dan amarah.
Berempati dengan lapar Umat Muslim akan merasakan menjadi lebih Darmawan.
Bukan hanya merasakan kekurangan materi saja. Dengan lapar kita berempati, sehingga membuat kita untuk terus bersyukur.
Mensyukuri nikmat atas apa yang sudah diberikan Allah SWT.

Puasa Ramadhan yang dijalankan umat Islam dengan ikhlas karena tujuan beribadah, insyaallah akan mendapat berkah dan ganjaran kebaikan dari Allah SWT.
Sebab, selama 30 hari penuh, ada hikmah Ramadhan yang bisa dirasakan umat bertakwa.

Dalam Ibadah Ramadhan terdapat jutaan hikmah bagi yang mampu menyelami hakikatnya. Ramadhan tidak akan bermakna apa-apa bagi kita selama kita sendiri tidak dapat memaknai dan mendulang hikmahnya..

Dapat dikatakan bahwa nilai keistimewaan puasa baru bisa didapatkan jika umat Islam menempatkan puasa ini sebagai inspirasi dan momentum untuk mengubah pola pikir dan perilaku.
Puasa diciptakan oleh Allah lengkap dengan fasilitas dan keistemewaannya untuk dimanfaatkan manusia sebagai madrasah kehidupan yang melatih dan mempelajari pola kehidupan yang menghargai waktu.

Salah satu hikmahnya adalah Ramadhan sebagai madrasah untuk membangun kedisiplinan dalam mengoptimalkan pemanfaatan waktu, tidak berarti kita berlebih-lebihan pada ibadah puasa ini saja dan untuk ibadah lainnya terabaikan. Sebab, aktualisasi makna puasa itu justru terdapat dalam ibadah lainnya yang saling berkaitan. Puasa Ramadhan adalah ibadah yang sangat memperhatikan kedisiplinan. Wallahualam bisawab. (**)

Wassalam

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Curat Berkedok Satgas? Raibnya Timah di Smelter Sitaan Negara Uji Nyali Negara Menegakkan Hukum

1 Januari 2026 - 00:06 WIB

Surat Cinta untuk Hutan Kita Lampung Utara

5 Desember 2025 - 10:15 WIB

Insiden Doorstop Jambi: Humas Seharusnya Jadi Mitra, Bukan Penghalang

13 September 2025 - 16:27 WIB

MERDEKA! 80 Tahun Indonesia Merdeka, Bagaimana dengan Kemerdekaan Pers Kita?

17 Agustus 2025 - 12:22 WIB

Menjaga Marwah Jurnalisme: Wartawan Tak Bisa Rangkap Jabatan, Apalagi ASN

30 Juni 2025 - 15:21 WIB

Penyelundupan Timah dan Premanisme Tambang: Gagalnya Aparat, Lemahnya Negara Hukum

31 Mei 2025 - 19:58 WIB

Trending di Opini