KOTABUMI-Untuk memastikan pelaksanaan Ujian Sekolah(US) tingkat Sekolah Menengah Pertama(SMP) berjalan dengan lancar dan mematuhi Protokol Kesehatan(Prokes), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan(Disdikbud) setempat membentuk empat tim untuk melakukan Monitoring dan Evaluasi di empat Dapil.
Kadisdikbud Lampura H. Mat Soleh didampingi Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP Diana Wati menyatakan, dari hasil turun selama dua hari di lapangan, seluruh sekolah memperhatikan dan menerapkan Prokes dengan ketat.
Setiap kelas hanya boleh diisi siswa Maksimal sebanyak 18 orang. Hal ini dilakukan untuk memberikan jarak antar siswa satu dengan siswa lainnya.”Alhamdulillah selama dua hari ini pelaksanaannya lancar. Kita harapkan hingga selesai nanti tidak ada kendala di sekolah,”harap Diana saat dikonfirmasi Radar Kotabumi usai melakukan Monev ke SMP yang ada di Kecamatan Muara Sungkai, Kamis(29/4).
Dikatakan Diana, dari hasil Monev juga, ditemukan juga ada siswa yang tidak bisa mengikuti US karena disebabkan sedang izin sakit.
Selain itu ada juga siswa yang memang sudah tidak ingin bersekolah lagi, sehingga tidak mengikuti US.
Namun meski begitu pihak sekolah sudah mendatangi siswa dan orang tua nya agar siswa tersebut mau bersekolah lagi dan mengikuti US.
Namun setelah di datangi dan di bujuk sebanyak dua kali siswa tersebut tetap tidak juga mau bersekolah lagi.”Pihak sekolah sudah lapor dengan kita, kemudian sudah di bujuk agar siswanya mau sekolah lagi. Kita juga sudah minta pihak sekolah datangi kembali, namun siswa tersebut memang sudah tidak mau bersekolah lagi,”paparnya.
Untuk siswa yang tidak bisa mengikuti US karena dalam keadaan sakit terus Diana, akan mengikuti US susulan.
Sementara untuk jadwal pelaksanaan US dimulai dengan Latihan Ujian Sekolah(LUS) pada tanggal 15 hingga 20 Maret.
Untuk tahapan US sendiri yakni, US Utama tanggal 28 April hingga 5 Mei, UP Utama tanggal 5 hingga 10 April, US Susulan tanggal 6 hingga 8 Mei, UP Susulan tanggal 19 hingga 22 April.
Dan untuk pengumuman kelulusan tanggal 27 Mei 2021. Serta pembagian Rapor tanggal 18 Juni 2021.”Ada US susulan yang memang dijadwalkan oleh pihak sekolah bagi siswa yang tidak bisa mengikuti karena izin atau dalam keadaan sakit,”jelasnya.
Dirinya juga menghimbau kepada seluruh siswa untuk tidak lalai dan mengabaikan prokes.
Pakailah masker di mulai sejak ke luar dan hingga pulang ke rumah. Cuci lah tangan sesering mungkin sebelum dan sesudah melaksanakan Ujian.
Ketika sudah pulang dari sekolah hendaknya siswa langsung pulang ke rumah dan tidak berkeliaran.”Kita tidak ingin anak-anak kita terpapar, untuk itu selepas mengerjakan soal ujian selesai kita minta mereka langsung pulang.
Kalau bisa orang tua bisa mengantar dan menjemput anak-anaknya. Sehingga mereka tidak mampir ke mana-mana,”himbaunya.(ria/her)






