KOTABUMI–Penyebaran covid-19 di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) belum juga mereda apalagi dapat dikendalikan. Sebab kasus positif Covid-19, masih terus bertambah. Dalam dua hari saja, terhadi penambahan sebanyak 74 kasus. Yakni pada Rabu (28/4) sebanyak 48 kasus dan Kamis (29/4) sebanyak 26 kasus. Sehingga kasus positif di Lampura kini mencapai 1.410 kasus.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Lampung Utara, Dian Mauli mengatakan terdapat 26 kasus positif baru yang ditemukan hingga Kamis (29/4) petang. Dari jumlah tersebut, Kelurahan Kelapatujuh dan Kotabumiudik menjadi ‘penyumbang’ terbanyak pertama dan kedua dengan masing – masing enam dan empat kasus. Sisanya tersebar merata di sejumlah desa dan kelurahan lainnya. Yakni Kelurahan Tanjung Senang, Bukit Kemuning, Kotaalam. Lalu, Desa Abung Jayo, Tulung Balak, Candi Mas, Penaganratu, Baru Raharja, Kalibening Raya dan Sukamulya.
Dijelaskan Dian Mauli, inisial masing – masing dari ke-26 pasien tersebut adalah SSR, Er, Ma, EOS (Kotabumi Udik), AN dan AK (Tanjung Senang). Lalu, FE (Abung Jayo), NFH, GS, YDP, MRR, EAPF, BT (Kelapa Tujuh). Kemudian, So, EA (Tulung Balak), SK dan Mo (Bukit Kemuning), Rus (Candi Mas), Pur (Penaganratu), Rus (Baru Raharja), Sur, SH (Kalibening Raya), ES (Sukamulya). Dari jumlah tersebut, 8 diantaranya dirawat di RS Handayani, sedangkan 18 pasien lainnya menjalani isolasi mandiri.
“Dengan penambahan 26 kasus Covid-19, maka total kasus di Lampura menjadi 1.410 kasus. Kabar baiknya sebanyak 1.181 pasien dinyatakan sembuh. Sedangkan untuk pasien yang meninggal dunia sebanyak 43 orang.” pungkasnya (her)

Positif Covid-19 di Lampura Bertambah 26 Kasus 




