Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Opini · 2 Mei 2021 20:43 WIB ·

HIKMAH RAMADHAN Ramadhan Penghulu Segala Bulan


 <span class=HIKMAH RAMADHAN Ramadhan Penghulu Segala Bulan"> Perbesar

Oleh : HM. Herry Syarifudin, SE,.MM (Anggota DPRD Lampung Utara)

Assalamualaikum wr.wb

Tabikpun….

Puasa merupakan salah satu ibadah dalam Islam yang memiliki keutamaan yang sangat tinggi, serta memiliki berbagai faidah dan hikmah.
Puasa Ramadhan adalah salah satu rukun Islam dan hukumnya wajib berdasarkan dalil Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 183 yang artinya : “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.

Rasulullah SAW bersabda kepada para sahabatnya, “Sungguh, Ramadhan telah datang, dan ia adalah penghulu segala bulan (sayyid asy-syuhur). Ia datang membawa berkah, maka sambutlah ia (fa marhaban bih)”. Rasulullah mengetahui benar nilai-nilai luhur yang terkandung pada bulan Ramadhan, sehingga ia ingin memberi teladan agar sahabat beliau dan segenap umat muslim juga bersikap demikian.

Diantara Keutamaan Puasa adalah sebagai berikut :

Berpuasa adalah sebab terbesar yang mengantarkan seseorang menuju taqwa. Sedangkan taqwa itu akan mendorong orang yang menjalankan ibadah puasa untuk meninggalkan berbagai larangan Allah Ta’ala, baik berupa minuman, makanan, dan jima’ (hubungan suami-istri) dan beberapa larangan sejenisnya yang disukai oleh hawa nafsu, dan puasa dilakukan dalam rangka taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah Ta’ala dengan mengharapkan balasan di sisi-Nya.

Selain itu orang yang menjalankan ibadah puasa melatih jiwanya agar senantiasa merasa diawasi oleh Allah (muroqobatullah) sehingga dia meninggalkan kemauan hawa nafsunya meskipun mampu menurutinya, sebab dia mengetahui adanya pengawasan Allah Ta’ala terhadap dirinya.

Berpuasa juga dapat mempersempit ruang gerak syaithan karena ia masuk ke dalam tubuh anak Adam melalui aliran darah. Puasa akan melemahkan kekuatan syaithan, sehingga orang tersebut semakin terjauhkan dari kemaksiatan. Orang yang menunaikan ibadah puasa, mayoritasnya akan melakukan banyak ketaatan dan itu merupakan bagian dari ketaqwaan kepada Allah Ta’ala.

Terkhusus bagi orang kaya bila merasakan pedihnya lapar karena puasa maka akan muncul dalam dirinya kepedulian kepada fuqara`, dan hal ini juga merupakan bagian dari ketaqwaan kepada Allah Ta’ala.

Puasa dibulan ramadhan juga mememiliki beberapa hikmah dalam hal sosial kemasyarakatan, antara lain munculnya perasaan di tengah-tengah kaum muslimin bahwa mereka adalah umat yang satu, makan dan berpuasadi waktu yang sama.

Hikmah lain dari ibadah puasa adalah mendorong seseorang untuk bersyukur kepada Allah dan mengingat berbagai nikmat-Nya. Memiliki manfaat kesehatan, yaitu memberikan kesempatan pada alat pencernaan untuk beristirahat. Wallahualam bisawab (**)

Wassalam

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Curat Berkedok Satgas? Raibnya Timah di Smelter Sitaan Negara Uji Nyali Negara Menegakkan Hukum

1 Januari 2026 - 00:06 WIB

Surat Cinta untuk Hutan Kita Lampung Utara

5 Desember 2025 - 10:15 WIB

Insiden Doorstop Jambi: Humas Seharusnya Jadi Mitra, Bukan Penghalang

13 September 2025 - 16:27 WIB

MERDEKA! 80 Tahun Indonesia Merdeka, Bagaimana dengan Kemerdekaan Pers Kita?

17 Agustus 2025 - 12:22 WIB

Menjaga Marwah Jurnalisme: Wartawan Tak Bisa Rangkap Jabatan, Apalagi ASN

30 Juni 2025 - 15:21 WIB

Penyelundupan Timah dan Premanisme Tambang: Gagalnya Aparat, Lemahnya Negara Hukum

31 Mei 2025 - 19:58 WIB

Trending di Opini