KOTABUMI—Meski hanya memperoleh formasi sebanyak dua orang, tetapi pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) non guru pada tenaga Administrator Data Base (ADB) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Utara (Lampura), membludak. Tercatat sampai dengan Rabu (21/7), sudah sebanyak 36 pelamar yang mendaftar. Sementara masih tersedia waktu sepekan lagi, karena waktu pendaftaran diperpanjang hingga 26 Juli 2021 mendatang “Pelamar PPPK formasi ADB Disdukcapil cukup banyak, sudah 36 pelamar yang mendaftar. Sedangkan untuk PPPK guru, sudah sebanyak 2814 yang mengisi formulir dan 1990 yang sudah submit,” terang Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lampura, Drs. Hairul Fadilla, MM, didampingi Kabid Pengadaan dan Pemberhentian Pegawai dan Informasi, Ahmadi, Rabu (21/7).
Membludaknya peserta PPPK untuk formasi ADB tersebut, mengindikasikan jika formasi tersebut sangat diminati. Indikasi lain, terdapat peserta ‘siluman’ yang mendaftar. Yakni peserta yang sejatinya, tidak bekerja atau tidak pada posisi sebagai tenaga honorer atau semacamnya, tetapi memperoleh Surat Keterangan dari dinas/instansi tertentu.
Menanggapi ini, Sekretaris Kabupaten Lampura, Hi.Lekok menegaskan, tidak akan ada peserta ‘siluman’. Sebab Pemerintah Kabupaten Lampura memegang teguh aturan main terkait rekruimen CPNS atau PPPK. Untuk pendaftaran PPPK non guru misalnya, dilaksanakan sesuai Permenpan RB Nomor 29/2021 Tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja Untuk Jabatan Fungsional.
Dalam hal ini Pemerintah tidak membatasi pendaftar pada formasi yang dilamar, sepanjang memenuhi syarat. Kemudian semua berkas pelamar diverifikasi oleh verifikator. Khusus untuk formasi ADB, akan dititik beratkan pada pelamar yang mencantumkan atau melampirkan sertifikat ADB dari Dirjen Admininistrasi, Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, dan selama ini telah mengabdikan diri sebagai tenaga ADB pada Disdukcapil. “Nantinya berkas pelamar akan di verifikasi dan diutamakan bagi pelamar yang memiliki sertifikat ADB dari Disjen Adminduk Kemendagri. Mereka juga akan menjalani tahapan tes wawancara oleh Panitia Pelaksana Daerah setelah lolos tes CAT” jelas Lekok.
Terpisah Kepala Disdukcapil Lampura, Khairul Anwar merasa bersyukur tahun ini mendapat kuota ADB untuk CPNS dan P3K masing-masing sebanyak dua orang. “Alhamdulillah informasi ini sudah kita sampaikan kepada seluruh Pegawai yang ada di Disdukcapil.
Kita suport mereka dan kita anjurkan untuk mengikuti seleksi baik CPNS maupun P3K,”tutur Khairul Anwar, dikantornya.
Khairul berharap, Pegawainya yang memang memiliki kompetensi bagus dan memiliki sertifikat ADM dari Dirjen Adminduk Kemendgari dapat mendaftar dan mengikuti seleksi. Terlebih selama ini telah bekerja sebagai tenaga ADB pada Disdukcapil Lampura.
“Yang pasti bagi yang memenuhi persyaratan, dan memiliki kompetensi seperti memiliki Ijasah S1 IT dan utamanya yang memiliki sertifikat ADB Dirjen Adminduk Kemendagri silakan mendaftarkan. Karena semua punya kesempatan untuk mendaftar,”kata dia.
Khairul berharap orang-orang yang akan diterima baik dalam CPNS maupun P3K adalah orang-orang yang sudah berpengalaman dibidangnya. Sehingga mereka tidak perlu belajar lgi dari awal.
Pihaknya juga berharap untuk mereka yang mendaftar dari Disdukcapil Lampura itulah yang akan diterima.”Belajar sungguh-sungguh, sehingga saat menjalankan tes nanti mereka bisa diterima dan lulus sesuai harapan kita semua.
Kepada mereka yang memiliki kesempatan silakan gunakan kesempatan sebaik mungkin. Karena kesempatan ini tidak setiap saat datang,”pungkasnya.(ria/her)

Pelamar PPPK Formasi ADB Disdukcapil Membludak 




