Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 2 Agu 2021 20:24 WIB ·

Penyandang Disabilitas Berhak Dapat Pendidikan Layak Disdikbud Lampura Berupaya Agar Mendapat Bantuan


 <span class=Penyandang Disabilitas Berhak Dapat Pendidikan Layak Disdikbud Lampura Berupaya Agar Mendapat Bantuan"> Perbesar

KOTABUMI-Setiap anak berhak untuk mendapatkan hak-haknya salah satunya mendapat Pendidikan.

Meski memiliki berbagai keterbatasan puluhan anak Penyandang Disabilitas tidak pernah putus asa.
Setelah membentuk Komunitas di Desa Kemalo Abung Kecamatan Abung Selatan setiap satu bulan sekali anak-anak berkebutuhan khusus itu di kumpulkan untuk sharing dan sedikit demi sedikit dilatih untuk mendapat ilmu Pendidikan.
Kabid PAUD Dikmas Disdikbud Lampura Yeni Sulistina mewakili Kadisdikbud H. Mat Soleh saat turun ke lokasi mengaku sangat takjub ketika melihat puluhan anak Penyandang Disabilitas dengan kebutuhan khusus memiliki semangat yang tinggi untuk menimba ilmu.
Namun sayang, anak-anak penyandang Disabilitas harus tertatih dalam menimba ilmu. Bagaimana tidak lokasi tempat belajar yang memadai itu tidak dilengkapi fasilitas belajar, hanya beralaskan tikar.”Kami sudah dengar cerita dari Ketua Komunitas sendiri, saya lihat kemauan anak-anak ini untuk belajar sangt luar biasa, sayang jika tidak didongkrak.
Meski ranahnya bukan di Disdikbud Lampura namun kita akan berkoordinasi ke Provinsi agar mereka bisa mendapat bantuan. Yang pastinya kita sangat mendukung anak-anak ini untuk mendapat ilmu Pendidikan,”tutur Yeni saat dikonfirmasi Radar Kotabumi, Senin(2/8).

Dari 20 anak yang ada dalam Komunitas tersebut lanjut Yeni, hanya tiga anak saja yang menimba ilmu di sekolah Formal hanya ada tiga orang saja.
Kemudian sekolah di SLB hanya satu orang dan yang menumpang di SD hanya satu orang dan SMP satu orang.
Untuk anak-anak lainnya yang tidak sekolah itu karena keterbatasan ekonomi. Orang tua tidak memiliki biaya untuk mengantar anaknya sekolah ke SLB karena jarak tempuh yang cukup jauh.”Mereka ini bukan hanya butuh pendampingan untuk pembelajaran saja. Tetapi mereka juga butuh sarana dan prasarana pendukung agar anak-anak berkebutuhan khusus itu bisa menimba ilmu layaknya anak-anak yang bersekolah seperti biasanya,”paparnya.

Anak-anak penyandang Disabilitas dan orang tuanya terus Yeni, sangat berharap SLB yang ada di Semuli tersebut bisa membuka Kelompok Belajar di Desa tersebut.
Untuk itu Pihak Disdikbud melalui bidang PAUD akan membuat profil anak-anak terlebih dahulu.
Kemudian ada buku yang berisikan tentang data anak-anak, selanjutnya meresmikan komunitas tersebut. Sehingga ada struktur organisasi yang jelas dan bisa dibantu oleh pihak Provinsi.”Kita juga kasih saran ke mereka supaya berkoordinasi dengan puskesmas terdekat dan Camat, jika ada pertemuan rutin.
Sehingga ke depan ada tenaga kesehatan yang ikut mendampingi dan nakes nya juga bisa mencatat perkembangan dari setiap anak.
Lalu kita usahakan buat buku profil tentang anak-anak ini, untuk memudahkan pendataan kita dan untuk keperluan support dukungan dari beberapa pihak ke depannya,”ucap Yeni.

Terpisah Pendiri Komunitas Wirios Peduli Elfri Familia Puspita menjelaskan, di Komunitas Wirios ada beberapa anak Penyandang Disabilitas dengan berkebutuhan khusus yang tidak pernah merasakan Pendidikan sama sekali.
Padahal ada beberapa anak yang usianya sudah belasan tahun.
Dirinya berharap melalui pihak Disdikbud Lampura ada Cabang dari SLB di Desanya, sehingga anak-anak berkebutuhan khusus tersebut juga bisa merasakan manisnya bangku Pendidikan di sekolah.
Dengan adanya Cabang SLB di Kecamatan Abung Selatan sendiri tentu akan memberikan kemudahan bagi orang tua dan anaknya tidak usah jauh-jauh lagi bersekolah di SLB yang ada di Semuli.
Selama ini anak-anak belajar di rumah Almarhum ayah Elfri yang memang di Dedikasikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus menimba ilmu.
Sejauh ini pihaknya saling memberikan suport dan dukungan kepada orang tua agar mereka lebih kuat lagi.”Harapan kita ada Cabang SLB di Kecamatan ini. Karena kita lihat anak-anak sangat antusias dalam berkomunikasi, mudah-mudahan saja harapan anak-anak ini bisa segera tercapai,”harapnya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline