Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 15 Agu 2021 21:11 WIB ·

Guru Diminta Aktif Buka Data Aplikasi baru banyak Guru dan Kepala Sekolah yang datanya tidak terbaca.


 <span class=Guru Diminta Aktif Buka Data Aplikasi baru banyak Guru dan Kepala Sekolah yang datanya tidak terbaca."> Perbesar

KOTABUMI-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan(Disdikbud) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) meminta kepada seluruh Kepala Sekolah dan Guru untuk lebih aktif dan lebih peduli terhadap datanya yang ada di Info Guru dan Tenaga Pendidik(GTK).

Mengingat dalam Versi aplikasi terbaru, banyak Guru dan Kepala Sekolah yang datanya tidak terbaca.Sepertihalnya tidak terbacanya lokasi tempat mereka mengajar.

Dikhawatirkan lagi mereka hanya mengandalkan Operator Sekolah, sementara itu Operator sekolah banyak yang dikerjakan sehingga semuanya terbengkalai.”Tolong jangan diabaikan jika ada Versi terbaru. Rajin-rajinlah mengecek di Info GTK masing-masing. Saya minta semua Guru dan Kepala Sekolah bisa lebih aktif lagi,”himbau Kepala Disdikbud Lampura H. Mat Soleh melalui Kabid Ketenagaan Amalia Umnis, Minggu (15/8)

Jika Kepala Sekolah dan Guru masih mengabaikan lanjut Amalia, dikhawatirkan nantinya Sertifikasi mereka tidak akan Valid.
Nanti ketika datanya tidak Valid untuk mendapat Sertifikasi mereka akan menyalahkan Operator Sekolah, ini tidak dibenarkan.
Dalam Versi terbaru sendiri itu bisa dilihat apakah ada penambahan data atau tidak. Biasanya Versi itu berubah-ubah rilisnya.
Jika Kepala Sekolah dan Guru aktif melakukan pengecekan ketika terjadi kesalahan tentu Operator Sekolah akan segera memperbaiki.”Di Versi terbaru ini banyak yang tidak terbaca seperti tempat tugasnya tidak tertera. Sialakan semua guru lihat dan cek masing-masing datanya,”paparnya.

Dirinya menghimbau kepada seluruh tenaga Pendidikan untuk Open dan Proaktif, jangan hanya mengandalkan operator Sekolah saja.
Kemudian kepada Operator Sekolah juga yang memiliki kewajiban mana kala ada perubahan data baik dari PTK, Sarpras dan Siswa mereka harus cepat dan tanggap.
Biasanya ketika ada Versi terbaru sistem akan segera memberitahu.”Repotnya lagi kalau ada kewajiban-kewajiban guru yang harus di cek melalui akun masing-masing, tapi guru tersebut tidak mau mengecek dan ketika terjadi kesalahan mereka malah menyalahkan operator sekolah. Kita harapkan para tenaga pendidik bisa lebih peduli lagi terhadap datanya. Kalau guru tidak Open tentu semua akan terbengkalai,”pungkasnya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Puluhan Awak Media Babel Datangi Polda: Jangan Pidanakan Karya Jurnalistik

12 Februari 2026 - 07:48 WIB

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Trending di Headline