KOTABUMI–Peran pers sangat penting dalam pembangunan. Bahkan telah lama berlangsung, sejak jaman pra kemerdekaan. Kalau sekarang sifatnya mengawal kemerdekaan, kalau dahulu itu beda perannya. Selain menyebarkan informasi, juga menyatukan bangsa yang beraneka ragam suku itu. Pers secara obyektif memberitakan atau menyampaikan informasi pada publik, apa sesungguhnya yang terjadi.
Semua berdasarkan data dan fakta dilapangan. Karena memang pers dituntut untuk menyajikan berita sesuai dengan data dan fakta. Tidak mengada-ada apalagi berbau hoax. Pers juga berperan sebagai kontrol sosial dan menyambungkan apa yang menjadi aspirasi rakyat, sumbang saran bahkan kritikan.
“Saya katakan, jika ingin melihat bagaimana sebuah pemerintahan dijalankan disuatu Daerah, lihat apa yang dominan diberitakan. Jika banyak berita baik, maka dapat dipastikan pemerintahan yang dijalankan memang baik, begitu sebaliknya,” ujar Imam Syuhada anggota DPRD Provinsi Lampung dihadapan sejumlah wartawan, Rabu (8/9)
Pertemuan itu dihadiri pula oleh Wirahadikusuma dan Andi Panjaitan perwakilan PWI Lampung, didampingi Sekretaris PWI Lampung Utara (Lampura) Riduan. Pertemuan yang digelar dikediaman Ketua DPD Partai Nasdem Lampura itu, dalam rangka reses anggota DPRD Lampung. Diketahui Imam Syuhada merupakan anggota DPRD Lampung Daerah Pemilihan Lampung Utara dan Waykanan.
Menurut Imam, begitu pentingnya peran pers dalam pembangunan, menjadi keliru ketika ada pejabat yang alergi dengan insan pers. Padahal justru seharusnya antara jajaran pemerintah dan insan pers, dapat bersinergi. Sinergitas itu harusnya terus terjalin. Tidak hanya dengan unsur pemerintahan semata, tapi dengan seluruh elemen masyarakat. Bersama-sama berkomitmen terus mengawal program pemerintah, termasuk aspirasi masyarakat. “Tetapi tentunya harus sesuai koridor yang ada. Sebab, ada aturan perundang-undangan yang harus dipatuhi. Seperti wartawan yang harus tunduk dengan UU Pokok Pers dan Kode etik jurnalistik” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Imam juga menceritakan bahwa dirinya juga sempat menjadi wartawan dan pernah mengikuti pelatihan dasar jurnalistik, semasa kuliah dulu. Karenanya ia mengerti dan memahami tugas seorang jurnalis. “Sedikit banyak saya tahu dunia kewartawanan karena sejak kuliah sempat gabung di organisasi tingkat kampus.” terangnya.
Sementara itu Wirahadikuma yang diminta sambutannya mewakili para awak media mengatakan, mengapresiasi kegiatan reses yang mengambil tema “Peran Penting Pers Dalam Pembangunan Daerah” tersebut. Wira-sapaan akrabnya berharap, sinergitas dan keakraban itu dapat terus berjalan secara berkesinambungan.
“Kami mendukung sinergitas ini, semoga dapat membawa arah prmbangunan menuju lebih baik lagi kedepannya.” pungkas Wira (her)






