KOTABUMI–Aliansi Masyarakat Peduli Lampung utara (Ampera) menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten setempat yang tidak komitmen atas apa yang disampaikan. Dimana sewaaktu Ampera menggelar aksi pada 26 Agustus 2021 lalu, bupati Lampung Utara (Lampura) yang di wakilkan Mankodri Asisten 1 Sekretariat Daerah (Setda), telah berkomitmen.
Diantaranya dalam waktu 10 hari terhitung sejak aksi demonstrasi, akan memanggil Inspektur Lampura dan Management RSUD Ryacudu Kotabumi yang bertugas pada periode 2014-2020 duduk bersama Ampera terkait hasil audit permasalahan di RS milik pemerintah daerah tersebut. “Nnamun faktanya sudah lebih dari 10 hari, komitmen tersebut tidak direaleasisakan,” ungkap Exsadi Ketua DPD PGK Lampura mewakili Ampera, Minggu (12/9)
Menurut Exsadi, mestinya pejabat publik sekelas Asisten I Setda, kalau sudah berjanji harus bisa di tepati. Apalagi persoalan ini menyangkut kepentingan umum. untuk itu kami akan menyelanggarakan demonstrasi lebih besar lagi guna menagih komitmen yg dibuat oleh Asisten Bupati perihal Audiensi hasil audit RSUD Ryacudu. “Sebab persoalan ini kalau tidak segera diselesaikan akan berdampak buruk untuk pelayanan kesehatan masyarakat Lampung Utara.”pungkasnya. (ndo/her)






