Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 19 Sep 2021 20:48 WIB ·

Perselisihan Ketua DPRD Lampura dan Wartawan Berujung Damai M.Rozi Ardiansyah : Insiden terjadi murni persoalan pribadi dan tidak ada kaitan dengan profesi atau lembaga !


 caption : Suasana pertemuan antara keluarga Romli (Ketua DPRD Lampura) dan keluarga Efriantoni (wartawan) yang kemudian bersepakat untuk Berdamai Perbesar

caption : Suasana pertemuan antara keluarga Romli (Ketua DPRD Lampura) dan keluarga Efriantoni (wartawan) yang kemudian bersepakat untuk Berdamai

KOTABUMI–Perselisihan antara Romli ketua DPRD Lampung Utara (Lampura) dengan Efriantoni wartawan salah satu media online, pada Rabu(15/9) lalu, berakhir damai. Perdamaian keduanya dilaksanakan di kediaman Hi. Imam Syuhada anggota DPRD Lampung yang merupakan kerabat dekat Efriantoni, Minggu (19/9). Disaksikan sejumlah kerabat dekat Romli dan Efriantoni, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Lampura, Rendy Apriansyah, dan sejumlah pimpinan serta anggota DPRD Lampura lainnya.

Romli dan Efriantoni berpelukan dan saling menyampaikan permohonan maaf

Perdamaian ditandai dengan pelukan hangat keduanya seraya saling menyatakan permohonan maaf. Dilanjutkan kemudian dengan keterangan resmi yang disampaikan masing-masing pihak dan ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampura M Rozi Ardiyansah. Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pengurus organisasi wartawan yang ada di Lampura dan sejumlah perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Ketua PWI Lampura, M. Rozi Ardiansyah tengah memberikan penjelasan bahwa insiden terjadi lantaran persoalan pribadi keduanya. Romli bukan kapasitasnya sebagai Ketua DPRD Lampura dan Efriantoni bukan kapasitasnya sebagai jurnalis

Dalam kesempatan itu Imam Syuhada mengatakan, sejatinya ia dan Romli memiliki ikatan yang sangat dekat. Bukan hanya lantaran sama-sama sebagai politisi, tetapi juga terikat kekerabatan yang sangat dekat. Bahkan masa kecil mereka banyak dihabiskan bersama karena kediaman bereka berdekatan. Komunikasi selama ini juga terjalin dengan sangat baik. Karenanya ketika mendengar terjadi perselisihan diantara Romli dan Efriantoni, dirinya menduga pasti kesalahpahaman belaka. Benar saja, taklama setelah kejadian Romli menghubunginya, begitu juga dengan kerabatnya yang lain.

Langkah tersebut tentu harus diapresiasi dan harus segera diselesaikan. Terlebih dalam perjalanannya, melibatkan banyak tokoh-tokoh yang patut didengarkan saran dan pendapatnya. “Kami lantas melakukan musyawarah keluarga termasuk meminta penjelasan secara langsung bagaimana sikap Efriantoni. Alhamdulilah semua memahami dan menerima dengan lapang dada. Apalagi antara kami dan Romli serta keluarga besarnya memang bersaudara,” jelas Imam

Apa yang disampaikan Ketua DPD Nasdem Lampura itu, sejalan dengan penjelasan yang disampaikan Efriantoni. Dikatakan keputusannya untuk mengakhiri perselisihan dengan Romli dilakukannya tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Keputusan itu diambil dikarenakan keluarga besar Romli telah menunjukkan itikad baiknya tak lama usai aksi tak mengenakan tersebut terjadi.
“Kita semua hanya manusia biasa yang sering diliputi kekhilafan. Keluarga besar saya juga mendukung keputusan ini sehingga secepatnya saya akan mencabut laporan yang sempat saya buat,” kata dia.

Sementara itu, Romli menyampaikan apresiasi dan berterimakasih kepada semua pihak hingga terwujudnya perdamaian antara dirinya dengan Efriantoni.
Dikatakan oleh Romli, bila antara dirinya dengan Efriantoni masih memiliki hubungan persaudaraan. Romli sangat sesalkan atas terjadinya selisih faham tersebut.
“Dari lubuk hati yang paling dalam saya memohon maaf sedalam-dalamnya kepada Efriantoni beserta keluarga. Ini semata kekhilafan saya,” ungkap Romli dalam sambutannya pada acara tersebut.

Ditempat yang sama, M Rozi Ardiyansah ketua PWI Lampura menegaskan, jika perselisihan keduanya merupakan persoalan pribadi dan tidak ada kaitan dengan profesi atau lembaga. Efriantoni tidak tengah menjalankan tugasnya sebagai jurnalis saat bertemu dengan Romli. Perselisihan juga terkait persoalan pribadi diantara keduanya. Hal itu diketahuinya setelah memanggil Efriantoni untuk dimintakan penjelasan. Diketahui Efriantoni merupakan wartawan dibawah naungan PWI Lampura

“Paska kejadian, kami telah mendengar penjelasan dari Efriantoni. Dimana, Efriantoni secara tegas menyatakan jika permasalahan tersebut adalah masalah pribadi antara mereka berdua, tidak ada kaitan dengan profesi mereka.”jelasnya.

Ini penting diketahui agar tidak ada pemahaman yang salah dari rekan-rekan wartawan khususnya yang bernaung di PWI. Karena jika saat kejadian Efriantoni tengah menjalankan tugasnya sebagai jurnalis, secara organisasi tentu akan mengambil langkah. Meski demikian, Rozi mengapresiasi dukungan rekan-rekan wartawan dan soliditas yang ditunjukan. (rls/her)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Mahmud Buka Musda II PJS Babel, Rikky Permana Kembali Pimpin DPD

8 Februari 2026 - 07:28 WIB

Trending di Headline