Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 12 Okt 2021 22:25 WIB ·

Hadir di Lampura, Ini kata Rachmat Bagja


 Hadir di Lampura, Ini kata Rachmat Bagja Perbesar

KOTABUMI–Lampung Utara(Lampura) sebagai salah satu kabupaten untuk penempatan kader pengawas pemilu se-Indonesia menjadi PR(Pekerjaan Rumah) Bagi Badan Pengawas Pemilu(Bawaslu). Hal itu disampaikan Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja bersama anggota Bawaslu provinsi Lampung saat singgah di sekretariatan Bawaslu Lampura, Selasa(12/10)petang.

“Jadi kedatangan kesini dalam rangka pengukuhan sekolah kader pengawas partisipasitif (SKPP), mulai dari Lamteng, Lambar, Way Kanan dan berakhir disini. Jadi ini yang ke-100, selain itu membuka secara resmi pojok pengawas di Lampung Utara, “kata Rahmat yang dihadiri Ketua Bawaslu Lampura, Hendri Hasyim, anggota dan jajarannya.

Menurutnya, tujuan dikukuhkannya SKPP di 100 titik seluruh nusantara adalah meningkatkan pemahaman kader, khususnya pemuda tentang pengawasan pemilu yang menjadi program badan pengawas pemilu.

“Jadi mereka ini nantinya akan menjadi corong pemerintah untuk dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwasanya event lima tahunan (pemilu) itu bukan event biasa. Akan tetapi luar biasa, sebab apa? Ini melalui tahapan yang tidak sebentar, dapat dimulai 2 tahun – 3 tahun sebelum pagelaran dilangsungkan, “terangnya.

Sehingga, diharapkan dapat diikuti oleh seluruh elemen masyarakat. “Untuk tahapan pemilu di Indonesia itu akan dimulai pada tahun 2023, yang pemungutannya telah fix dilaksanakan pada Mei 2024. Nah untuk tahun 2022, kita khususnya Bawaslu itu penguatan kepada SDM. Baru mengarah kepada pelaksanaan tahapannya, “jelasnya.

Terkait dengan pilkada di Indonesia, kata dia, itu juga akan dimulai dari tahun 2022 untuk mereka melaksanakannya pada 2017 untuk beberapa daerah. Dan tahun berikutnya, di 2023 akan makin banyak daerah melaksanakan pagelaran lima tahun itu.
“Kalau di Lampura kan habis pada 2024, atau pilkadanya di tahun 2019. Jadi masih lama, kemungkinannya November akan dilaksanakan. Nah soal pilkades, untuk saat ini kita hanya berkoordinasi sekaligus koordinasi. Sebab, kewenangannya berbeda, tapi masih bisa untuk berkonsultasi, “ujarnya.

Disisi lain, Ketua Bawaslu Lampura, Hendri Hasyim mengapresiasi kehadiran pihak Bawaslu-RI kesana. “Selain masukan dan saran, kita menyambut baik kedatangan rekan-rekan sekalian. Dalam hal pembinaan tentunya, bagaiman kedepan kinerja kami dapat lebih lagi. Mudah-mudahan momen ini dapat menjadi pacuan untuk berbuat lebih baik lagi, khususnya dalam mensukseskan pemilu kedepannya dikabupaten kita cintai ini, “pungkasnya.(red)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PB-HIPTI Kecam Keras PT SCM, Soroti Dugaan Komitmen Investasi

11 Februari 2026 - 19:41 WIB

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Mahmud Buka Musda II PJS Babel, Rikky Permana Kembali Pimpin DPD

8 Februari 2026 - 07:28 WIB

Trending di Headline