KOTABUMI–Meski sempat berstatus zona merah, penyebaran covid-19 di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) terus menurun. Bahkan dalam dua bulan terakhir tidak ada penambahan kasus baru. Situasi ini agaknya membuat masyarakat setempat mulai kendur untuk menerapkan Protokoler Kesehatan (Prokes), seperti tetap mengenakan maske. dalam setiap aktivitasnya. Tim Satuan Tugas khusus(Satgasus) Covid-19 Lampura, memperkirakan setidaknya ada 20 persen masyarakat yang tidak menggunakan masker.
Ketua Koordinator Lapangan(Korlap) Satgasus Covid-19 Yusrizal Hasan mengatakan, tim Satgasus selalu memberikan Edukasi dan Yustisi kepada Masyarakat terkait penerapan Prokes di masa Pandemi Covid-19 meski Kabupaten Lampura berstatus Zona Kuning.”Sayangnya di lapangan kita masih menemukan banyak Masyarakat yang tidak menggunakan masker. Ada sekitar 20 persen Masyarakat baik di Pasar-pasar maupun pengguna jalan yang kita temui tidak menggunakan Masker,”ucap Yusrizal saat dikonfirmasi Radar Kotabumi, Rabu (13/10).
Selain memberikan Masker, terus Yusrizal, pihaknya langsung memberikan teguran secara lisan dan peringatan kepada para pengguna jalan.
Pihaknya berharap dengan adanya teguran ini Masyarakat bisa lebih sadar dan patuh akan Prokes.
Mengingat Pandemi Covid-19 belum berakhir, meski tidak setiap hari ada penambahan kasus terkonfirmasi positif tetapi masih ada Masyarakat yang terpapar dan Virus Covid-19 belum hilang.”Kita berikan masker, kita tegur juga secara langsung dan kita peringati. Kita harap masyarakat bisa lebih patuh dan sadar, gunakan masker saat berada di luar rumah,”himbaunya.
Sejauh ini tambah Yusrizal, pihaknya tidak lagi melakukan pembubaran kepada para Saipul hajat yang melangsungkan pesta.
Namun pihaknya hanya memberikan himbauan dan meminta kepada masyarakat untuk menyiapkan tempat cuci tangan beserta sabun, masker dan memberikan jarak antara satu dengan lainnya bagi yang akan melangsungkan hajatan.”Nggak ada yang di bubarkan, kita hanya memberikan himbauan. Kalau saat kita berstatus Zona Merah nah baru kita adakan patroli dengan ketat, dilarang juga untuk mengadakan hajatan.
Mudah-mudahan kita cepat berganti status menjadi Zona Hijau dan semua bisa berjalan seperti biasanya,”pungkasnya.(ria/her)






