SUNGKAI UTARA—Pembangunan Box Culvert (beton pracetak berbentuk kotak untuk ksaluran dalam tanah atau gorong-gorong) di ruas jalan Negara Ratu-SP Tujok tepat nya di desa Negara Batin Kecamatan Sungkai Utara kabupaten Lampung Utara(Lampura), terkesan tidak mengindahkan kenyamanan pengguna jalan. Hal itu dapat dilihat dengan tidak adanya pemberitahuan Penutupan jalan dari pihak pemerintah desa setempat. Sehingga pengguna jalan yang terlanjur melintas, harus memutar arah, lantaran setiba dilokasi pembangunan tidak dapat melintas. Sehingga warga banyak yang mengeluhkan pekerjaan Proyek Pemerintah provinsi Lampung, pada Dinas Bina Marga dan Bina Krontruksi yang dikerjakan oleh pihak CV.Bintang Usaha Jasa.
Kepala Desa Negara Batin Kecamatan Sungkai Utara Resti, membenarkan jika proyek tersebut mengganggu kenyamanan warga. Utamanya para pengguna jalan yang harus memutar balik kendaraannya. “Iya mas, pertama saya juga kaget kok tahu-tahu jalan itu tidak dapat dilalui dan harus memakai jalan pintas lewat jalan Pahlawan, itupun inisiatif pengguna jalan sendiri. Sebab tidak ada pemberitahuan penutupan jalan. Sementara jalan alternatif debunya kemana mana,” ujar Resti kepada Radar Kotabumi, Sabtu (23/10)
Disampaikan Resti, pihak pelaksana atau pengawas pekerjaan dari CV. Bintang Usaha Jasa juga tidak memberikan pemberitahuan kepadanya selaku pemerintah desa untuk penutupan jalan tersebut. “Sekdes saya pun kaget karena lewat jalan tersebut tak bisa lewat. Padahal pekerjaan udah tiga hari dikerjakan tapi tidak ada pemberitahuan bahwa mau menutup jalan “lanjut Resti.
Memang dirinya diinformasikan oleh Sekdes jika dari pihak perusahaan tersebut ingin bertemu dan menelpon. Namun ternyata tidak ada satupun dari perusahaan dimaksud yang menemui atau menelponnya. “Waktu itu pak sekdes bilang jika ada pihak perusahaan mau bertemu dan menelpon saya pada hari senin (18/10) yang lalu. namun sampai detik ini tidak ada kabar mas,” tambahnya.
Sementara itu, Saleh selaku pihak consultan saat dihubungi via ponselnya menjelaskan jika pekerjaan tersebut merupakan proyek Provinsi. Pihaknya telah memberikan pemberitahuan kepada pihak desa terkait pekerjaan dimaksud. “Sudah kita beritahukan melalui Sekdesnya. Ya sudah tutup saja jalannya kata pak sekdes waktu itu” jelas Saleh. (ndo/her)






