Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 23 Nov 2021 19:09 WIB ·

Lima Pengrajin Ikut Pelatihan Kembangkan Kreasi Batik dan Tapis Wastra Lampung


 Foto IST  Kadis Koperasi UMKM dan Perindustrian Lampura Dina Prawitarini didiampingi lima orang Pengrajin saat mengikuti Pelatihan Wastra di Provinsi Lampung, Selasa(23/11).  Perbesar

Foto IST Kadis Koperasi UMKM dan Perindustrian Lampura Dina Prawitarini didiampingi lima orang Pengrajin saat mengikuti Pelatihan Wastra di Provinsi Lampung, Selasa(23/11).

KOTABUMI-Untuk lebih mengembangkan kreasi batik asal Kabupaten Lampung Utara(Lampura) di tangan para pengrajin rumahan, Selasa (23/11) sebanyak lima orang pengrajin di boyong untuk mengikuti Pelatihan Wastra Lampung di Mahan Agung. Kata Wastra dalam bahasa Sansekerta berarti kain, maksudnya kerajinan dari kain. “Ada lima orang pengrajin yang kita bawa untuk mengikuti pelatihan ini. Mereka kita bawa agar lebih mengembangkan lagi usaha batik yang mereka tekuni, sehingga lebih ber kreasi dan berinovasi,”ucap Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah(UMKM) Kabupaten Lampura Dina Prawitarini, Selasa(23/11).

Lima orang Pengrajin tersebut lanjut Dina, berasal dari Kecamatan Abung Semuli dan Kecamatan Kotabumi Selatan.
Di Kabupaten Lampura para pengrajin jumlahnya memang cukup banyak, namun hanya diminta lima orang yang mengikuti pelatihan.
Meski begitu, para pengrajin lainnya jangan berkecil hati, mereka yang mengikuti pelatihan ini akan menularkan ilmu-ilmu yang di dapat kepada pengrajin lainnya.”Kita bawa para pengrajin batik dan tapis, karena pelatihnya Wastra. Mudah-mudahan ilmu yang di dapat bisa bermanfaat dan bisa ditularkan dengan pengrajin lainnya. Dengan begitu Batik kain Tapis Khas Lampura bisa di produksi dalam jumlah banyak dan semakin banyak peminatnya,”paparnya.

Sejauh ini tambah Dina, pihaknya selain melakukan pembinaan kepada para pengrajin dan pelaku UMKM, pihaknya juga ikut membantu mempromosikan hasil kreasi rumahan. Baik berupa makanan, minuman hingga barang kain lainnya.
Promosi ini dilakukan saat Kabupaten Lampura mengikuti Event-even serta pengenalan produk lainnya melalui sentra oleh-oleh.”Kita juga bantu pasarkan produk-produk para pengrajin dan pelaku UMKM. Kita ingin Kabupaten Lampura ini bisa lebih hidup ekonomi kreatifnya. Dengan banyaknya peminat baik dari sentra oleh-oleh maupun hasil kerajinan lainnya tentu roda perekonomian Masyarakat akan semakin meningkat.
Kemudian terbukanya lapangan pekerjaan baru dan berkurangnya pengangguran. Ini yang kita harapkan ke depannya,”pungkas Dina.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

3.590 Peserta Pawai Songsong Ramadhan Dilepas

11 Februari 2026 - 09:48 WIB

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Mahmud Buka Musda II PJS Babel, Rikky Permana Kembali Pimpin DPD

8 Februari 2026 - 07:28 WIB

Hasil Konferja, Provinsi Lampung Bakal Jadi Tuan Rumah HPN 2027

7 Februari 2026 - 20:26 WIB

Trending di Headline