KOTABUMI–Ada yang menarik dari perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Lampung Utara pada 8 Desember mendatang. Diantara 463 calon Kepala Desa (Cakades) yang akan berlaga, ada Cakades yang merupakan pasangan suami istri yang akan bertarung didesa yang sama. Yakni Desa Negararatu, Sungkai Utara dan Desa Tanjungraja, Kecamatan Tanjungraja. Lebih menarik lagi, Baik di Desa Negararatu, maupun Desa Tanjungraja, kedua – duanya sama – sama diikuti oleh dua orang Cakades saja. Dengan kata lain kedua pasutri itu sama-sama akan berebut kursi Kades dengan pasangannya sendiri. “Cukup menarik, dikedua desa itu, masing-masing cakades akan bersaing dengan pasangannya sendiri,” jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lampung Utara, Abdurahman, Senin (6/12)
Untuk Desa Negara Ratu, lanjut Abdurahman, cakades atas nama Agus Sulistio, akan melawan Febrina Eka Ramalan yang merupakan istrinya sendiri. Kemudian untuk desa Tanjung Raja, cakades atas nama Yunis Adhar akan melawan istrinya Sri Wihandarti yang juga ditetapkan sebagai cakades. Meski di kedua desa itu dua cakadesnya berstatus suami–istri, namun perhelatan Pilkades tetap dilanjutkan. Hal itu disebabkan tidak ada regulasi yang melarang hubungan kekerabatan atau suami istri menjadi cakades meskipun didesa yang sama. “Dalam Pilkades terdahulu, kondisi seperti ini dilarang. Seiring berjalannya waktu, aturan itu telah berubah dan tidak ada lagi aturan yang mengatur tentang hal tersebut,” paparnya.
Ditambahkan Abdurahman, Pilkades serentak Lampura akan diselenggarakan pada Rabu (8/12). Total desa yang akan menggelar Pilkades berjumlah 141 desa. Awalnya, total desa yang menggelar Pilkades berjumlah 143 desa, namun karena terkendala persoalan administrasi, dua desa terpaksa ditunda pelaksanaan Pilkadesnya.
Adapun total peserta atau cakades sendiri berjumlah 463 orang. Jumlah para pemilih tetap untuk Pilkades di 141 desa tersebut mencapai 234.549 suara. Mereka akan menggunakan hak suaranya di 547 Tempat Pemungutan Suara. (ndo/her)






