KOTABUMI–Sosialisasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) Tahun 2021, digelar di Kecamatan Bunga Mayang. Acara yang digelar di aula kecamatan setempat, dibuka langsung oleh Kepala Dinas Sosial Lampura, Eka Dharma Thohir. Kandinsos didampingi Plt.Kabid Pengembangan Sosial Heri Firdaus, Kabid Pemberdayaan Sosial Ramon Triyoza Arifin dan Kabid Banjamsos Nikmatul Huda. Hadir dalam acara itu Camat Bunga Mayang Ediyansyah, Korda Sembako Bambang Saputra, Korkab PKH Alek Sander, TKSK Bunga Mayang, Yuli Putri Yani, Operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Nex Generation (SIKS NG) sekecamatan setempat para Kades dan perwakilan e warung dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dalam kesempatan itu, Kadinsos Eka Dharma Tahohir mengatakan data kemiskinan itu berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Jadi semiskin apapun orang tersebut jika tdk masuk di DTKS tidak akan pernah mendapatkan bantuan. Peran penting dari desa karena yang tahu warga miskin atau tidaknya itu adalah desa. Jika tidak layak atau sebaliknya pergantian harus dilakukan melalui Musdes. Didesa ada oprator SIKS NG untuk melakukan perbaikan data, dikarnakan banyak data yang invalid karena ketidak padanan data Didisdukcapil. Oprator SIKS NG berperan penting didalam perbaikab DN penginfutan data bansos DN PBI-JK tetapi operator SIKNG mengeluhkan insentif yang mereka terima tidak sesuai dengan pekerjaan yang mereka lakukan untuk masyarakat banyak. “Insentif operator SIKSNG hanya Rp. 500 belum lagi mereka terkendala oleh perangkat untuk perbaikan dan online juga membutuhkan biaya. Kiranya kepala desa dapat menganggarkan laptop dan memperhatikan kesejahteraan operator SIKS NG,” pungkasnya.(cw/yul/her)






