KOTABUMI– Pohon tumbang menghancurkan satu unit los di Pasar Sentral, Kotabumi, Lampung Utara, Senin (13/12) sekitar pukul 09.00 WIB. Selain meluluhlantakkan kios, kejadian itu sempat membuat sedikitnya satu orang luka–luka akibat tertimpa.
Pantauan di lokasi, kondisi los pasar yang berbahan kayu dengan atap asbes rusak parah. Dahan pohon akasia tepat menghantam bagian tengah los itu. Los itu sendiri digunakan oleh seorang pedagang makanan.
“Saat kejadian berlangsung, banyak petugas dari Dinas Perhubungan dan pembeli lainnya yang sedang berada di dalam warung makan itu,” kata pengawas Pasar Sentral, Erwan Putra di lokasi.
Untungnya, para pembeli berikut penjual sempat menyelamatkan diri saat pohon akasia itu menimpa los tersebut. Meski begitu, terdapat seorang petugas Dinas Perhubungan yang mengalami luka di bagian kepala.
“Saat kejadian saat sedang duduk di depan los itu. Jadi, saya lihat benar kejadiannya,” jelasnya.
Di tempat sama, Ritawati, pedagang yang menempati los tersebut mengatakan, kejadian itu berlangsung sangat cepat. Saat kejadian, ia sedang menyiapkan makanan yang akan disajikannya untuk para pembeli. Saat itu, terdapat sekitar empat orang yang berada di warung makannya.
“Pas kejadian, saya lagi masak. Di warung saat itu ada sekitar empat orang,” jelasnya.
Baik ia dan para pembelinya langsung berhamburan ke luar dari los sesaat sebelum pohon itu roboh. Meski begitu, bagian bahunya sempat tertimpa bagian ranting pohon lantaran kalah cepat.
Akibat kejadian ini, seluruh makanannya yang dijualnya tak lagi dapat dikonsumsi. Tak hanya itu, etalase dan meja yang biasanya digunakan para pembeli juga mengalami kerusakan. Total kerugiannya diperkirakan mencapai sekitar Rp3 jutaan.
“Makanan yang jual baru laku empat piring, pak. Harapannya, pihak pemkab mau membantu meringankan musibah yang saya alami ini agar saya bisa berdagang kembali,” kata warga Kelurahan Kotaalam ini dengan tatapan kosong.
Sementara itu komandan regu banteng dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lampung Utara, Suhaili mengatakan, tumbangnya pohon akasia itu karena kondisinya memang telah lapuk di bagian bawah. Baik ranting maupun dahan, dan batang pohon sedang mereka rapikan.
“Alhamdulillah, tak ada korban jiwa akibat peristiwa ini,” terangnya. (ndo/her)






