Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 13 Des 2021 20:37 WIB ·

Pengendara Harap Hati-Hati, Jalintengsum Lampura Banyak Lubang dan Bergelombang


 caption : Sejumlah titik Jalintengsum Kabupaten Lampura, berlubang dan Bergelombang. Meski ada perbaikan, namun kondisinya tidak bertahan lama. Foto Fahrozy Irsan Toni
Perbesar

caption : Sejumlah titik Jalintengsum Kabupaten Lampura, berlubang dan Bergelombang. Meski ada perbaikan, namun kondisinya tidak bertahan lama. Foto Fahrozy Irsan Toni

KOTABUMI–Masyarakat yang melintas Jalan Lintas Tengah Sumatera Tengah (Jalinsumteng) sepanjang Kotabumi – Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), agar berhati – hati.

Pasalnya, beberapa titik badan jalan tersebut, terdapat lubang dan permukaan yang bergelombang. Sehingga, sangat membahayakan sekali terhadap pengguna jalan, terutama yang menggunakan roda dua.

Kondisi jalan yang baru diperbaiki dan saat ini terdapat lubang kembali, itu di sebabkan, selain dilintasi tonase besar juga kualitas lapen hitam yang buruk di sepanjang jalan itu, membuat kondisi cukup miris untuk melintas.

Berdasarkan pantauan dilapangan, Minggu, (12/12), disepanjang jalan tampak bergelombang serta berlobang. Seperti terlihat di Jalinsumteng RM Minang Saiyo, Desa Aji Kagungan, Abung Kunang. Selanjutnya, mulai perbatasan Desa Bumi Nabung, Kecamatan Kotabumi Selatan – jembatan Way Rarem.

“Ya kalau tidak hati-hati, bisa kecelakaan. Apalagi kendaraan roda dua (R-2), hujan ditambah kondisi malam hari. Itu yang membuat pengendara terbalik,” ujar Rudiansyah (41) pengendara R-2 yang saat itu tengah melintas.

Lalu, di sepanjang jalan Desa Bumi Nabung, Bumi Mandiri, Simpang Abung, Kecamatan Abung Barat tak jauh berbeda. Bahkan kondisinya lebih memprihatinkan, bagaimana tidak selain kualitas dan tonase juga diperparah tidak adanya drainase. Sehingga membuat kondisinya makin parah kerusakannya.

“Sudah banyak kecelakaan, bukan hanya kendaraan roda empat (mobil) karena mengelak jalan rusak (bergelombang dan bolong). Maklum saja, selain dilalui kendaraan bertonase macam angkutan bara juga kualitas dan pendukungnya. Sehingga, belum lama namun telah mengalami kerusakan,” ujar warga lainnya Romi.

Sehingga berharap dapat memperhatikan kondisi, sebab, dilapangan keadaan cukup memperihatinkan. Sementara informasi dikumpulkan dilapangan, perbaikkan yang sering dilakukan hanya diseputaran Kotabumi dan sekitarnya.

Khususnya, di Jalan Soekarno-Hatta yang sering menjadi sasaran pemberitaan awak media.

“Kalau ditempat lain ya begini keadaannya, cukup memperihatinkan. Apalagi menjelang natal dan tahun baru ini. Kami harap yang memborong jalan, agar dapat mengedepankan kwalitas,” pungkasnya. (ozy/rnn)

Artikel ini telah dibaca 81 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kabag Kesra Tinjau Langsung Lokasi Pelepasan CJH

27 April 2026 - 10:56 WIB

Rapat Bersama, Dishub Matangkan Terminal Stasiun /// Kotabumi Menuju TBB

25 April 2026 - 11:58 WIB

Rapat DWP, Berbagai Usulan Disampaikan

23 April 2026 - 14:55 WIB

Tandatangani Pakta Integritas, Disdik Sosialisasikan SPMB

22 April 2026 - 10:38 WIB

9 JPTP Bakal Diselterkan Bulan Juni Mendatang

21 April 2026 - 10:21 WIB

59 Peserta Ikuti Seleksi Muli Mekhanai /// 2 Pasang Terbaik Akan Mewakili Lampura

20 April 2026 - 13:34 WIB

Trending di Headline