KOTABUMI-Untuk menekan angka kematian ibu saat hamil dan melahirkan berbagai terobosan terus dilakukan Dinas Kesehatan(Diskes) Lampung Utara(Lampura) melalui bidang Kesehatan Masyarakat(Kesmas) yakni dengan melakukan Sosialisasi Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
“Buku KIA ini ada perubahan dengan Buku KIA tahun 2015 lalu. Banyak keuntungan yang diberikan untuk para ibu hamil. Untuk itu kita sosialisasikan buku KIA ini, dimana kita berharap dengan adanya sosialisasi ini angka Kematian terhadap ibu Hamil dan melahirkan dapat di tekan hingga diangka Nol,”tutur Plt. Kadiskes Lampura dr. Hj. Maya Natalia Manan melalui Kabid Kesmas Titin Eka, Senin (27/12).
Dalam sosialisasi itu lanjut Tintin Eka, yang menjadi peserta adalah para bidan koordinator dari setiap Puskesmas.
Dimana dalam Buku KIA itu para ibu hamil diberikan berbagai keuntungan yakni dapat melakukan pemeriksaan kesehatan ibu dan calon bayi yang dilakukan oleh dokter.
Dokter ini adalah para dokter yang bertugas di seluruh Puskesmas masing-masing.
Sebelumnya di dalam Buku KIA tahun 2015 itu tidak menyebutkan bahwa ibu hamil bisa melakukan pemeriksaan oleh dokter yang ada di Puskesmas.”Gratis ini pemeriksaannya. Dan dalam setahun bisa dua kali melakukan pemeriksaan. Syaratnya melakukan pemeriksaan di Puskesmas bukan di dokter umum yang ada di luar,”paparnya.
Dengan adanya berbagai pemeriksaan kesehatan tambahan bagi ibu Hamil ini tambah Titin Eka, diharapkan tidak ada lagi ibu hamil, ibu melahirkan serta bayi yang meninggal saat dilahirkan dan ibu yang melahirkan.
Dengan adanya buku KIA tahun 2020 ini banyak pemahaman yang diberikan oleh para dokter maupun bidan-bidan yang bertugas di Puskesmas.
Ketika ibu Hamil mengalami keluhan bisa langsung periksa ke Puskesmas terdekat.”Sosialisasi ini kita arahkan untuk semua bidan, baik mereka yang ada di Puskesmas atau membuka praktek di rumah. Jadi saat ada Pasien yang datang ibu hamil utamanya bisa diberikan informasi seputaran kehamilan. Dengan begitu bayi sehat ibunya juga sehat,”pungkasnya.(ria/her)






