SUNGKAI TENGAH–Desa Negeri Galih Rejo Kecamatan Sungkai Tengah Kabupaten Lampung Utara (Lampura), menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk menetapkan penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari alokasi Dana Desa (DD) Tahun 2022. Musdesus dihadiri Camat Sungkai Tengah, Idris, tokoh masyarakat, tokoh agama, Penerima BLT DD dan ketua Karang Taruna.
Musdesus tersebut digelar di Balai Desa setempat, Selasa (18/1) Ini dilakukan berdasarkan Peraturan Mentri Desa, dimana BLT DD dialokasikan paling sedikit 40 % . Sedangkan untuk pangan dan Hewani sebanyak 20%, Penanganan Covid-19 sebanyak 8 % dan sisanya program Prioritas dan beberapa sub bidang lainya, dengan tetap memperhatikan skala prioritas.
Rapat berkesimpulan, untuk tahun 2022 BLT Desa di desa Negri galih Rejo sebayak 115 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan penerima BLT Desa per tahun mendapatkan 3.600.000/orang. Hal itu sesuai dengan pagu yang dialokasikan yakni sebesar Rp. 414 juta, dari anggaran DD sebesar Rp. 1.034.084.000. Dengan demikian memenuhi ketentuan 40% anggaran DD untuk BLT DD. “Ini hasil rapat yang kami gelar terkait Penetapan BLT Desa untuk tahun 2022 ,” jelas Hasan , Kepala Desa (Kades) Negeri Galih Rejo, Selasa (18/01) .
Sementara itu, Idris Camat Sungkai Tengah berharap kepada seluruh kepala desa dikecamatannya segera melakukan penetapan BLT Desa Paling Sedikit 40 % dari jumlah Dana Desa . Ini dimaksudkan agar BLT DD dapat terserap oleh masyarakat. Mengingat dimasa pandemi covid 19 warga sulit beraktivitas memenuhi kebutuhannya. Ia berpesan kepada Kepala Desa dan warga Negeri Galih Rejo yang mendapat kan BLT DD, wajib vaksin minimal dosis 1 dan bila tidak divaksin maka BLT DD tidak diberikan. (cw-dre/her)






