ABUNG TIMUR – Setelah viral di media sosial(Medsos), Badri warga peraduan waras, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara(Lampura) penderita tumor dikunjungi Menteri Sosial(Mensos) Tri Rismaharini, Kamis(3/2).
Kehadiran Mensos didampingi jajarannya dan disambut oleh Bupati Lampura Hi. Budi Utomo beserta jajarannya, serta pekerja sosial diantaranya Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan(TKSK), dan pendamping Program Keluarga Harapan(PKH).
Saat diwawancarai, Mensos Tri Rismaharini mengatakan, kehadirannya karena mendapat informasi dari media dan warga, sehingga dapat membantu dari teman – teman kitabisa.com.”Sehingga dapat memberikan keringanan dalam melakukan pengobatan(badri, Red) dan bantuan untuk usaha,”ujar Mensos.
Selain itu bantuan yang disampaikan juga akan mengalokasikan bantuan karena terinspirasi dengan kitabisa.com, sehingga bagai gayung bersambut untuk saling menolong.”(Sedangkan, Red), rumahnya yang tidak layak huni akan kita lakukan bedah rumah untuk membantu agar lebih bagus,” imbuh anggota DPRD I Komang Koheri, anggota DPR RI yang mendampingi Risma.
Ditambahkan Risma, dirinya mendapat informasi terkait permasalahan daerah dari media, bahkan dirinya mengaku memiliki media sharing yang membantu menampung informasi dari seluruh Indonesia.
“Jika di Lampura merupakan tempat yang kedua dan esok(jumat, Red) akan menuju tempat ketiga dan keempat dalam rangka menjalankan program dari kitabisa.com ini. Untuk di lampung sudah empat yang hampir tuntas(program bantuannya, Red), dan yang satu(kelima, Red) masih running,”imbuhnya.
Selain mendapat bantuan kesehatan, dan batuan usaha, melalui website kitabisa.com Badri juga mendapat bantuan dana santunan dari para donator se Indonesia sebesar Rp 44 juta yang diserahkan secara langsung oleh Mensos RI.
Diketahui, Badri warga Desa Peraduanwaras Kecamatan Abung Timur menderita penyakit tumor pada tenggorokannya. Badri sempat menjadi pembicaraan di media sosial, sehingga mengundang simpatik Mensos RI Tri Rismaharini, untuk mengunjungi Badri, sekaligus memberikan Bansos dari para donatur.
Sementara Kadarsyah TKSK Abung Timur menyatakan, jika untuk mendapat bantuan pemerintah harus diviralkan.”Yo harus diviralken, mangey masso bantuan anjak pemerintah,”singkatnya, saat dihubungi Radar Kotabumi Kamis(3/2) sekitar pukul 19.15 WIB.(rid)






