Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 6 Feb 2022 19:46 WIB ·

Minyak Goreng di Lampura Mulai Langka Suplai Terakhir Dari Produsen Desember 2021 lalu


 caption : Kadisdag Lampura Hendri didampingi Kanit Tipiter Polres Lampura saat mengecek ketersediaan minyak goreng di Distributor. Foto IST Perbesar

caption : Kadisdag Lampura Hendri didampingi Kanit Tipiter Polres Lampura saat mengecek ketersediaan minyak goreng di Distributor. Foto IST

KOTABUMI–Minyak goreng di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), mulai mengalami kelangkaan. Disejumlah ritel modern sebagai penyedia minyak goreng satu harga yang ditunjuk, juga tidak lagi menjual minyak goreng. Karenanya Dinas Perdagangan(Disdag) Lampura melakukan insepksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen besar minyak goreng dan Gudang ritel modern Alfamart.
Dalam sidak itu, Disdag melakukan pengecekan ketersediaan minyak goreng. Dalam kegiatan tersebut Disdag menggandeng Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Lampura.

Sejumlah ritel modern tak lahi menjual minyak goreng satu harga ditokonya.

Dari hasil turun ke bawah Disdag bersama Polres menemukan bahwa kiriman terakhir minyak goreng dari Produsen bulan Desember 2021 lalu. Jadi mereka masih menggunakan harga lama dan stoknya sudah habis satu Minggu yang lalu.
Untuk itu mereka mengajukan permintaan penyesuaian harga saat ini.”Misalnya mereka beli minyak goreng dengan harga sekian itu minta diganti dengan produsennya, sehingga semua berjalan sesuai aturan.
Seperti yang sudah dijelaskan Menteri Perdagangan yang sudah dikeluarkan dalam pengaturan harga minyak goreng dengan tiga klasifikasi,”ucap Hendri, Minggu(6/2).

Peraturan yang dikeluarkan Mendag ini lanjut Hendri, memang belum berjalan secara maksimal.
Untuk itu akan disampaikan kepada Dinas Perdagangan Provinsi Lampung dan Kementrian Perdagangan agar bisa lebih menekan lagi kepada Produsen untuk melakukan penyuplaian minyak ke Kabupaten Lampura.”Sama saat kita cek di gudang Alfamart juga itu kita dapat keterangan kalau penyuplaian minyak memang belum maksimal.
Kita ketahui juga gudang Alfamart di Lampura ini membawahi beberapa Kabupaten di Provinsi Lampung, kita berharap Lampura bisa diutamakan dan diistimewakan,”harapnya.

Dari hasil temuan di lapangan masih Hendri, dapat disimpulkan bahwa suplai dari Produsen memang belum maksimal.
Untuk itu tujuan utama menggandeng pihak Polres Lampura ini sendiri untuk menekan hal-hal yang tidak diinginkan.
Mulai dari Penimbunan minyak dan hal-hal yang tidak diinginkan lainnya.”Semua temuan kita di bawah sesegera mungkin akan kita sampaikan kepada stake holder terkait agar menjadi perhatian khusus dalam penyuplaian minyak goreng,”paparnya.

Dikala nantinya tambah Hendri, terjadi kelangkaan minyak goreng yang cukup parah, maka Disdag Lampura akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Lampung serta stake holder lainnya untuk melakukan Operasi Pasar(OP).”Kalau memang sudah langka minyak goreng ini kita siap adakan OP,”pungkasnya.(ria/her)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hamartoni Dapat Kado Terindah Dari PWI Saat HPN

9 Februari 2026 - 17:51 WIB

Saat Lantik Sekda, Wabup Tegaskan Jadi Pejabat Jangan Nyogok

9 Februari 2026 - 17:44 WIB

Penetapan Tersangka Wartawan Ryan di Babel Cacat Prosedur, Hentikan Kriminalisasi Pers!

9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Mahmud Buka Musda II PJS Babel, Rikky Permana Kembali Pimpin DPD

8 Februari 2026 - 07:28 WIB

Hasil Konferja, Provinsi Lampung Bakal Jadi Tuan Rumah HPN 2027

7 Februari 2026 - 20:26 WIB

Bersama Disparbud 9 Penari Diberangkatkan Menuju HPN PWI Banten

7 Februari 2026 - 10:52 WIB

Trending di Headline