KOTABUMI – Pelaksanaan lelang proyek tahun 2022 diperkirakan dihelat pada Medio Maret – April 2022 mendatang. Proyek yang akan dilelang itu bersumber dari dana alokasi khusus(DAK) dan dari APBD 2022.
“Untuk lelang proyek baik yang bersumber dari DAK maupun APBD, perkiraannya akan dimulai bulan Maret atau April mendatang,” ungkap Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(DPUPR) Lampung Utara(Lampura), Yulias Dwiantoro, Selasa(22/2).
Menurut Yulias, tahapan pertama yang harus dilakukan sebelum proses lelang dilakukan ialah menyiapkan Rencana Um?um Pengadaan(RUP). Saat ini RUP itu masih proses perampungan.
“RUP-nya sampai sekarang masih dalam proses persiapan?,” jelasnya.
Kendati proses lelang proyek APBD dan DAK itu diperkirakan sama – sama dilakukan di bulan yang sama, namun fokus utama mereka ialah proyek DAK. Sebab, pencairan DAK tahap pertama memiliki jadwal tersendiri. Biasanya, pencairan DAK tahap pertama dilakukan pada bulan Juni.
“Sama – sama penting, namun prioritas utama(akan digelar, Red) ialah proyek DAK karena proses pencairan DAK itu biasanya dilakukan di bulan Juni,” kata dia.
Sementara ?mengenai perkembangan terbaru tentang proyek – proyek yang sumber dananya hasil ngutang dengan PT Sarana Multi Infrastruktur(SMI), Yulias menuturkan, perkembangan proyek itu bervariasi. Ada yang sudah selesai, dan ada juga yang baru mencapai 20 persen.
“Namun, kebanyakan kontrak kerja proyek – proyek itu berakhir di bulan Maret atau April nanti,”terangnya.(red)






