KOTABUMI-Guna menghidupkan kembali hasil Usaha Kecil Mikro Menengah(UMKM) yang digiatkan oleh para Pengrajin Rumahan dari Kabupaten Lampung Utara(Lampura), Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian setempat tahun 2022 ini hidupkan kembali Sentra Oleh-oleh yang ada di depan Kantor TP-PKK Kotabumi.”Hidupnya kembali Sentra Oleh-oleh untuk membangkitkan kembali hasil kerajinan rumahan dari para Pengrajin.
Baik itu berupa makanan, minuman, pakaian, hingga peralatan rumah tangga lainnya,”ujar Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Lampura Dina Prawita Rini, Selasa (1/3).
Tak hanya itu saja lanjut Dina, ditengah Pandemi Covid-19, Dinas Koperasi tetap memberikan pelatihan-pelatihan kepada para Pelaku UMKM.
Selain itu pihaknya jug menggaet Asosiasi UMKM untuk saling mendukung agar produk tetap bisa terjual.
Seperti yang ada di Sentra Oleh-oleh, sejak Januari 2022 sudah banyak produk yang masuk kembali ke ruko-ruko yang sudah disiapkan.”Kita juga memberikan kemudahan kepada para Pelaku UMKM untuk mendapatkan IMB.
Kemudian bekerjasama juga dengan Dinas Kesehatan dan saat ini yang sedang dikejar yakni label Halal. Dalam memeproleh Label Halal ini kita akan bekerjasama dengan Kementrian Agama.
Namun semua butuh proses dan butuh tahapan, tidak semua bisa kita penuhi, semua Pelaku UMKM harus bertahap,”paparnya.
Sejauh ini juga tambah Dina, pihaknya sedang membahas sejauh mana barang-barang hasil Pelaku UMKM bisa masuk dalam E-Katalog.
Karena saat ini sedang di bumingkan pemakaian produk Dalam Negeri, untuk pengadaan barang dan jasa.
Bahkan , saat ini juga pihaknya bekerjasama dengan Lapas Kotabumi.
Seluruh hasil kerajinan tangan warga Binaan Lapas Kotabumi dijual juga di Sentra Oleh-oleh.
Bahkan pihaknya mempersiapkan satu ruko untuk hasil kerajinan warga binaan Lapas Kotabumi.”Untuk bantuan alat-alat masih terus berjalan, seperti alat penggiling kopi dan alat penepung. Kalau untuk tahun ini kita belum bisa pastikan, kia masih melihat APBD terlebih dahulu. Namun kalau untuk APBN itu asalkan ada ajuan dari Pelaku UMKM maka akan kita usulkan,”pungkasnya.(ria/her)






