Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 26 Apr 2022 20:36 WIB ·

Bayi Perempuan Ditemukan Didepan Rumah Warga Polisi Masih Melakukan Pengusutan


 caption :  Dirumah inilah sosok bayi perempuan yang baru dilahirkan ditemukan. Perbesar

caption : Dirumah inilah sosok bayi perempuan yang baru dilahirkan ditemukan.

KOTABUMI–Warga Dusun Sukajadi, RT V, Desa Bumiraya, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), pada Senin (25/4) malam, gempar. Lantaran didepan pintu salah seorang warga, ditemukan bayi perempuan dalam keranjang plastik berwarna merah. Bayi mungil tersebut meringkuk dengan tubuh terbedong. Bersama bayi mungil itu juga ditemukan satu helai kain bedong dan satu buah sabun merk My Baby. Sugito (55), pemilik rumah yang menemukan bayi tersebut, langsung melaporkan kepada Kepala Desa Bumiraya dan meminta tolong kepada bidan desa untuk di lakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan bidan desa itu, disebutkan bahwa bayi tersebut baru saja dilahirkan dan dalam keadaan sehat jasmani.

ilustrasi

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Eko Rendi Oktama, membenarkan penemuan bayi tersebut. Dikatakan dari keterangan para saksi, bayi perempuan tersebut diperkirakan baru saja dilahirkan dengan panjang 43 cm dan berat 2,8 Kg. Saat ini bayi malang itu masih berada dikediaman Sugito. “Kami tengah melakukan penyelidikan siapa ibu dan pelaku pembuangan bayi malang itu, juga pihak-pihak yang terlibat/ Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak Dinas P2TP2A dan Dinas Sosial Pemkab setempat” jelas Kasat. Selasa (26/4).

Terpisah Sugito menceritakan ikhwal penemuan bayi tersebut. Dikatakan saat ia hendak keluar rumah ia dikagetkan dengan adanya keranjang plastik berwarna merah. Lantas ia mendekati dan ternyata didalamnya terdapat bayi merah yang sudah dalam posisi terbedong. “Lantas saya menghubungi kepala desa dan meminta tolong bidan Yuni yang tak jauh dari rumah saya. Maksudnya untuk memeriksa kondisi bayi, khawatir ada yang tidak beres dengan kesehatannya,” pungkas Sugita (her)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gelar Rapimnas 12 Mei 2026, DPP Evaluasi Persiapan DPD Menuju Konstituen Dewan Pers

7 April 2026 - 13:56 WIB

Terkait WFH Pemkab Lampura Tunggu Provinsi

2 April 2026 - 10:44 WIB

Bupati Targetkan 30 Titik Rumah Ibadah Diperbaiki

1 April 2026 - 16:10 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru, APH Didesak Tetapkan Tersangka

31 Maret 2026 - 19:20 WIB

Capaian Akte Lahir Lampaui Target

16 Maret 2026 - 20:03 WIB

Ini Tenaga Kesehatan Yang Berjaga di 3 Poskotis

16 Maret 2026 - 12:51 WIB

Trending di Headline