KOTABUMI–Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara(Lampura) Hj. Nur Endah Sulastri didampingi Asisten III H. Sofyan dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak(DPP dan PA) dr. Hj. Maya Natalia Manan menyaksikan lounching dan pendatangnan Komitmen Bersama” Desa Ramah dan Perduli Anak serta Desa Model Konvergensi penanganan dan Pencegahan Stunting “.
Untuk Kabupaten Lampura juga melakukan lounching untuk Desa Suka Maju Kecamatan Abung Semuli.”Alhamdulillah tadi(kemarin, Red) kita menyaksikan pendatangan Desa Desa Ramah dan Perduli Anak serta Desa Model Konvergensi penanganan dan Pencegahan Stunting secara Virtual Zoom. Dan untuk Lampura kita pilih Desa Suka Maju,”ujar Maya Manan didampingi Kabid Pemenuhan Hak Anak Siti Eri Wati, Selasa(26/4).
Dijelaskannya, Desa Suka Maju sendiri terpilih karena memiliki lokasi khusus Stunting.
Kemudian juga Desa itu memiliki kegiatan ekonomi kreatif, pojok curhat, miliki Kader dan Forum anak daerah.”Untuk memenuhi kriteria tersebut ke depan kita akan melakukan pembinaan ke desa tersebut.
Kriteria ini adalah kriteria yang harus di penuhi oleh Dinas PPPA. Unuk diperlukan adanya kerjasama antar kita semua demi tercapainya Desa Ramah dan Perduli Anak serta Desa Model Konvergensi penanganan dan Pencegahan Stunting,”ucapnya.
Ke depan tambah Maya, sasaran capaian ini akan menuju Desa-desa lainnya.
Dengan adanya capaian ini pihaknya berharap ke depan ekonomi-ekonomi kreatif di Desa bisa terangkat.
Kemudian dengan adanya Pojok Curhat sendiri, masyarakat yang ada di Desa ketika ada masalah rumah tangga bisa konseling ke Pojok Curhat.
Lalu adanya Kader yang bekerjasama dengan PP dan PA ketika ada kasus di Desanya mereka yang melaporkan.
Selanjutnya ada forum anak daerah sebagai wadah untuk mewujudkan aspirasi anak.”Ketika ada Musrenbang suara anak harus di dengarkan. Kemudian usulan-usulannya juga harus dipertimbangkam untuk itu perlu adanya forum anak,”pungkasnya.(ria/her)






