KOTABUMI–Memasuki hari keempat usai libur lebaran, masyarakat yang membutuhkan layanan Administrasi kependudukan (Adminduk) masih membludak. Hal itu dapat dilihat di kantor Dinas kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Petugas disana tampak kewalahan melayani permintaan administrasi kependudukan. Khususnya perekaman dan cetak dokumen. Meski demikian, petugas di Disdukcapil Lampura tetap dapat melakukan pelayanan dengan baik.
Pantauan dilapangan, Kamis, 12 Mei 2022, warga yang mengurus administrasi kependudukannya disana membludak. Lebih dari dua kali lipat hari biasa, selain merekam identitas diri (KTP-el) mereka banyak mengurus adminduk lainnya. Seperti KK, Akte dan keperluan.
“Kebanyakan ya, perekaman dan KTP-el. Kalau sepintas bisa sampai dua kali lipat, dari hari bisa. Kebanyak mereka yang telah masuk dalam wajib KTP, berusia 18 tahun atau lebih,” kata Plt. Kabid Pelayanan Kependudukan (Yanduk), Disdukcapil Lampura, Feri Wijaya ditemui di ruangannya, Kamis, (12/5).
Hal itu, sesuai dengan intruksi pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan, khususnya berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat. Sehingga mereka berupaya maksimal mewujudkannya.
“Alhamdulillah semua terlayani, kalau tadi pagi lebih ramai lagi. Tapikan tidak semua mengurus KTP dan KK, jadi dibagi -bagi kebidang lainnya,” ujarnya.
Disisi lain, Kepala Disdukcapil Lampura, Khairul Anwar menambahkan pihaknya menambah piranti perekaman untuk memaksimalkan pelayanan disana. Sebab, permintaan cukup tinggi, khususnya pasca lebaran Idul Fitri 1443 H.
“Biasa kalau hari biasa itu hanya ada satu alat perekaman, karena ini membludak maka kita tambahkan lagi hingga menjadi dua,” tambahnya.
Sehingga, lanjutnya, dapat mempercepat proses pelayanan. Khusus untuk alat perekaman berada di kecamatan yang saat ini hanya menyisakan 7 – 8 alat (daerah), pihaknya belum dapat berbuat banyak. Pasalnya, belum ada anggaran yang dapat diakomodir kebutuhan tersebut.
“Sementara ini, mungkin baru perawatan – perawat biasa yang dapat diakomodir. Kalau pengadaan, untuk daerah belum ada. Begitupun provinsi maupun pusat,” kata dia.
Mereka yang mengurus adminduk disana, mulai dari urusan pekerjaan, melanjutkan pendidikan sampai lainnya. Apalagi pasca, kelulusan peserta didik dijenjang sekolah menengah atas disana. Dan tahan mengantri dari jauh.
“Mengurus keperluan untuk sekolah mas, KTP dan akte. Kebetulan perlu maka kesini hari ini,” timpal warga asal Kecamatan Tanjung Raja, Rani. (ozy/rnn/her)






