BANDARLAMPUNG – Dugaan perselingkuhan oknum polisi yang terjadi di Kabupaten Waykanan membuat heboh publik. Meski demikian, Polda Lampung masih enggan mengomentari dugaan perselingkuhan oknum polisi di Polres Waykanan ini.
Ya, saat dikonfirmasi awak media, Kabid Propam Polda Lampung Kombespol M. Syarhan enggan berkomentar saat ditanya ketika keluar dari ruangannya.
“Oh.. itu nanti dulu ya,” sambil berlalu di depan Gedung Bid Propam Polda Lampung.
Sama halnya dengan Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad. Dihubungi via telepon maupun WhatsApp tidak direspon hingga berita ini diterbitkan.

Oknum polisi berpangkat AKP (kepala bertutup jaket) saat digrebek warga KM 10 Kampung Negeribaru, Kecamatan Wayumpu, Kabupaten Waykanan, sekitar pukul 01.30 WIB Kamis(23/6) dini hari. Foto Screenshoot Vidio Amatir Warga.
Diberitakan sebelumnya oleh radarlampung.co.id(group Radar Kotabumi)
oknum polisi berpangkat AKP digerebek warga Km 10 Kampung Negeribaru, Kecamatan Wayumpu, Kabupaten Waykanan, Kamis(23/6).
Oknum polisi tesebut digerebek warga lantaran diduga sedang berdua-duaan bersama wanita yang tak lain istri rekannya sendiri yang juga merupakan anggota Polri berpangkat AKP. Saat kejadian, suami dari wanita yang diduga berdua-duaan dengan oknum polisi tersebut sedang bepergian ke Kota Metro.
Kapolres Waykanan AKBP Tedy R yang dikonfirmasi Radar Lampung (group Radar Kotabumi) membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, saat ini pihaknya menegaskan sedang melakukan pemeriksaan terhadap terduga.
“Kejadian itu betul, tapi bukan di asrama polisi ya. Saat ini kami sedang mendalami kasus tersebut. Siapapun yang bersalah pasti akan kami tindak tegas,” ungkap AKBP Teddy R.
Tetapi, kata dia, tentu pihaknya akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. “Hasilnya nanti akan kami sampaikan,” ungkapnya.
Kabarnya, oknum polisi tersebut menjabat sebagai Kasatlantas. Dari narasumber yang dapat dipercaya, kejadian penggerebekan oknum polisi berpangkat AKP tersebut berawal dari kecurigaan anak-anak remaja yang sedang nongkrong tidak jauh dari rumah si perempuan.
Sekelompok remaja itu melihat oknum polisi tersebut masuk ke rumah si wanita sekira pukul 23.00 WIB.
Lantaran tidak juga keluar, sementara mereka tahu suami si wanita sedang tidak berada di rumah, mereka pun curiga. Hingga ahirnya pada pukul 01.30 WIB Kamis dini hari, para pemuda dan warga melakukan penggerebekan.
“Saat digerebek memang oknum polisi tidak ditemukan sedang bersama si wanita. Akan tetapi setelah dicari ternyata oknum polisi itu bersembunyi di atas loteng,” ujar sumber tersebut.(rnn/rid)
Sumber : radarlampung.co.id






