KOTABUMI – Agar mendapatkan hasil yang maksimal, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan(Kadisdikbud) Lampura, Hi. Mat Soleh, meminta agar pihak kontraktor yang melaksanakan pembangunan infrastruktur dari dinas setempat, untuk lebih memperhatikan kualitas bangunan yang akan mereka kerjakan.
“Supaya bangunan yang dihasilkan dapat bertahan lama, hendaknya rekanan lebih memperhatikan kualitas pekerjaan mereka,”pesan Mat Soleh saat diwawancarai awak media, kemarin(23/8).
Menurutnya, kualitas bangunan sangat menentukan apakah bangunan yang dihasilkan dapat bertahan lama atau tidak. Dengan demikian, pemerintah tak perlu lagi mengalokasikan anggaran untuk sekolah yang sama di masa mendatang.
“Pemantauan rutin akan dilakukan oleh kami supaya hasilnya dapat benar – benar sesuai harapan,”kata dia.
Ia mengatakan, berbagai proyek tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus(DAK) bidang pendidikan tahun 2022. Total DAK fisik bidang pendidikan yang didapat Lampura tahun ini sebanyak Rp21,7 miliar.
“Jumlah DAK tahun ini meningkat sekitar lima puluh persen lebih dibandingkan tahun lalu,”jelasnya.
Adapun total proyek fisik pembangunan bidang pendidikan itu, tambah Mat Soleh, berjumlah sekitar 42 paket proyek. Dengan rincian 26 paket untuk SMP, dan 16 paket untuk SD.
“Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatannya yang lebih mengetahui rincian total proyeknya,”pungkasnya.(ria/rid)






