Assalamualaikum Wr. Wb…
Karang taruna merupakan ujung tombak pemuda dalam pelaksanaan pembangunan desa. Hingga mestinya harus mendapat support dana dalam berbagai kegiatannya. Karang taruna itu harus hadir dalam berbagai kegiatan, termasuk dalam mensukseskan pembangunan desa. Apalagi desa sudah menganggarkan uang untuk pembinaan karang taruna desa melalui APBDes sebesar Rp 7,5 juta.
Tapi kok buat pembinaan generasi muda desa minim, hanya segitu. Sementara generasi muda itu katanya harapan bangsa, sebagai pemegang tongkat estafet ke depan. Harusnya, segenap pembangunan desa itu diserahkan kepada kaum pemuda sebagai generasi penerus. Karena pemuda kekinian harus faham tugas dan fungsinya
“ Ah itu hanya khayalan, tunjukan kalau itu benar. Pemuda harapan bangsa, harapan Negara, harapan Indonesia untuk Maju bersama”.
Wassalamulaikum Wr. WB…..






