KOTABUMI – Pagar bangunan komplek Islamic Center Katabumi ambruk pada bagian samping belakangnya. Kerusakan juga tampak pada Gedung Serba Guna(GSG) komplek setempat. Itu nampak pada samping kanan bagian belakang bangunan GSG menuju ruang ganti kamar mandi. Ini jelas menunjukan kurangnya perawatan gedung dan bangunan kebanggaan masyarakat Lampung Utara itu. Diketahui, komplek Islamic Center dibangun pada era kepemimpinan bupati Hi. Zainal Abidin, M.M., tersebut.
“Kalau ambruknya pagar gedung ini, sudah sejak Desember 2020. Begitu juga dengan retaknya bagian belakang Islamic Center,”ujar salah seorang warga, kemarin(1/1/2023).
Tak hanya itu, bagian gerbang dan sejumlah titik juga dalam kondisi retak-retak. Masyarakat khawatir berbagai kerusakan pada GSG itu memakan korban, mengingat gedung itu sering digunakan dalam berbagai event.
” Gedung (GSG, Red) ini, kan sering disewa untuk acara pernikahan dan lainnya, khawatir bisa memakan korban,”imbuh sumber Radar Kotabumi ini.
Bahkan, menurut informasi yang diterima genset yang biasa digunakan sebagai cadangan listrik bagi komplek Islamic Center itu saat ini dalam kondisi rusak.
”Informasinya juga, genset Islamic Center mengalami kerusakan,”imbuhnya.
Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup(DLH) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) Wahab, saat dijumpai seusai serah terima jabatan akan segera melakukan invetarisir terkait berbagai kerusakan yang ada di Kompek Islamic Center tersebut.
“Kita akan inventarisir kerusakan(GSG, Red) itu, untuk kemudian kita koordinasikan dengan Dinas PUPR. Karena kita sebagai pengguna, sedangkan pelaksanaan pembangunan ataupun rehab ada di Dinas PUPR,”singkatnya.
Diketahui Masjid dan Islamic Center Kotabumi berlokasi di Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung. Berbagai fasilitas pun tidak lupa untuk dibangun di dalam komplek tersebut, misalnya saja Gedung Serba Guna (GSG) yang memiliki daya tampung hingga 2.000 jamaah sekaligus, kemudian beberapa perkantoran untuk pengurus Islamic Center, dan juga beberapa bangunan yang digunakan sebagai tempat belajar.
Keseluruhan komplek Islamic Center Kotabumi ini didirikan diatas lahan tanah seluas 3,5 hektar, yang sebelumnya menjadi lahan Terminal Induk Regional(TIR) untuk wilayah Kotabumi.(rid)






