KOTABUMI–Kembali,tembok pagar kompleks Islamic Center Kotabumi yang berada di Jalan Pangeran Kepala Marga, Kelurahan Kotaalam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara(Lampura) roboh, sekitar pukul 21.30 WIB Minggu 30 April 2023.
Meski tidak ada korban jiwa akibat ambruknya tembok fasilitas ibadah umat muslim itu, namun sempat menimbulkan keresahan bagi penjaga berbagai bangunan di wilayah itu.”Ini sudah kedua kalinya tembok roboh,”ujar salah seorang warga yang enggan namanya dipublikasikan, Senin 01 Mei pril 2023.
Kabid Tata Lingkungan DLH Lampura Trisando Thama mengatakan, tembok yang ambruk itu sepanjang sekitar tiga meter.”Panjang tembok yang roboh sekitar tiga meter,” jelasnya saat membantu pembersihan puing-puing tembok, Senin 01 Mei 2023.
Trisando mengatakan, robohnya tembok itu diperkirakan oleh faktor usia bangunan dan kondisi tanah yang labil di sekitar tembok. Kondisi ini kian diperparah dengan hujan deras yang mengguyur selama beberapa jam pada Minggu malam tersebut.
“Sepertinya kondisi ini sudah berlangsung lama dan mencapai puncaknya pada Minggu malam,” kata dia.
Ia mengatakan, proses pembersihan reruntuhan tembok langsung dikerjakan, meskipun dengan alat seadanya dan harus segera diselesaikan. Jika tidak, akses jalan akan terganggu karena reruntuhan tembok nyaris menutupi separuh badan jalan.
“Awalnya proses pembersihan kami lakukan sendiri. Namun, beberapa jam kemudian, petugas BPBD datang membantu,” terangnya.
Trisando menuturkan, selain melakukan pembersihan, pihaknya juga akan meminta bantuan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) untuk memeriksa kondisi tembok pagar di sekeliling kompleks Islamic Center Kotabumi itu. Dengan demikian, potensi terjadinya hal yang tidak diinginkan dapat dicegah sedini mungkin.
“Pemeriksaan kondisi pagar diperlukan supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata dia.
Di tempat sama, Hendri, warga sekitar mengatakan, sempat terdengar suara keras sebelum tembok tersebut roboh. Robohnya temboknya itu terjadi saat hujan deras disertai petir sedang berlangsung.
“Saat itu memang sedang hujan deras disertai dengan petir,”singkatnya.(rid)






