KOTABUMI-Untuk menyelamatkan Masa Depan Bangsa, Ikatan Dokter Indonesia(IDI) Cabang Kabupaten Lampung Utara(Lampura) menolak keras RUU Omnibus law Kesehatan.
Hal ini disampaikan Ketua IDI Cabang Lampura dr. Dian Mauli dan para perwakilannya saat mengikuti Rundown Aksi Damai Nasional Stop Pembahasan RUU Kesehatan (Omnibus Law) di Jakarta.”Masa depan bangsa harus diselamatkan. Kita sangat menolak keras dengan adanya RUU ini.
Hentikan segera pembahasan RUU OBL Kesehatan demi kita bersam,”ucap Ketua IDI Lampura dr. Dian Mauli saat menyampaikan suaranya bersama para perwakilan dokter dari Lampura dan seluruh Indonesia, kemarin(8/5) di Jakarta.
Penolakan RUU Omnibus law Kesehatan ini lanjut dr. Dian, tidak hanya dilakukan IDI Lampura saja. Namun juga bersama empat organisasi Profesi lainnya yakni IDGI, IAI, IBI(Ikatan Bidan Indonesia) dan PPNI(Persatuan Perawat Nasional Indonesia).
Penolakan ini dilakukan karena ada beberapa Isu yang dituangkan dalam RUU OBL Kesehatan itu.
Mulai dari perlindungan hukum untuk nakes, Pengkerdilan fungsi organisasi.
Kemudian Investasi asing dibidang kesehatan, Kesejahteraan nakes dan lainnya.”Kalau isu ini sampai terjadi dan RUU OBL Kesehstan disahkan entah apa yang akan terjadi dengan dunia Kesehatan. Tidak bisa kami bayangkan,”paparnya.
Rundown Aksi Damai sendiri dilakukan mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.
Mulai dari Peserta Aksi Kumpul di
Titik kumpul Monas Pintu IRTI Seberang
Balaikota.
Kemudian Massa bergerak ke
Menkopolhukam, Massa bergerak ke
Menko PMK, selanjutnya Massa bergerak ke Istana.
Selanjutnya Massa bergerak ke
Kemenkes dari Istana Orasi, Atraksi dan Lagu Perjuangan
“Putihkan Kemenkes!” dan Massa Bubar dengan tertib dan damai.(ria)






