KOTABUMI-Nampaknya tingkat kesadaran aparatur sipil negara(ASN) dilingkup Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lampung Utara(Lampura) dalam berzakat di Badan Amil Zakat Nasional(Baznas) masih rendah.
Hal itu terbukti pada tahun 2018 tidak sampai 10 Satuan Kerja(Satker) yang bekerjasama dengan Baznas Lampura dalam penyaluran zakatnya. Meski tak banyak Satker yang bekerjasama dengan Baznas namun perolehan Zakat di tahun 2018 meningkat 49 persen dari tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah meski Satker yang bekerjasama dengan Baznas masih hitungan jari tetapi perolehan Zakat meningkat 49 persen. Zakat ini kebanyakan di dapat dari Masyarakat,”ujar Pelaksana harian(Plh) Baznas Lampura Najibuddin, Selasa (22/1).
Padahal, lanjut Najibuddin, pada tahun 2018 Pemkab Lampura sudah mengeluarkan surat edaran kepada ASN agar menyisihkan sebagian rezekinya untuk disalurkan melalui Baznas Lampura. Namun hanya didominasi Satker kecil saja yang menjalin kerjasama.”Yang bekerjasama dengan kami ini hanya Dinas-dinas kecil saja. Kalau seperti Dinas Pekerjaan Umum(PU), Dinas Kesehatan(Diskes) dan Dinas besar lainnya belum ada,”papar dia.(ria)
Selengkapnya, baca edisi cetak 23 Januari 2019






