KOTABUMI — Oknum pegawai honorer Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) yang diketahui bernama Deni Yanti Zubir yang bertugas di bagian pengarsipan Dinas setempat, bersikap arogan terhadap sejumlah awak media yang sedang menjalankan tugasnya untuk melakukan peliputan di kantor tersebut, Senin (18/3) sekira pukul 14.00 WIB.
Peristiwa kericuhan yang muncul akibat sikap arogan pegawai honorer tersebut, berawal pada saat, Sastra Sudadi selaku reporter Radar TV (Group Radar Kotabumi) mengambil gambar suasana dan aktivitas yang dilakukan oleh sejumlah pegawai yang bertugas di dinas tersebut.
Namun tidak disangka, salah seorang pegawai honorer atas nama Deni Yanti Zubir, langsung naik pitam, saat reporter tersebut mengarahkan kamera handycam kepada dirinya. “Kenapa kok ngambil ngambil gambar saya Haa…,” ujarnya dengan nada yang cukup keras, seraya menutup berkas dan langsung berdiri serta menghampiri reporter tv tersebut.
Sepontan atas peristiwa tersebut, sejumlah pengunjung dan para pegawai di dinas tersebut tampak berdatangan guna menyaksikan, adu argument antara awak media dan pegawai honorer Dinas Disdukcapil tersebut.
Terpisah, Sastra Sudadi, tampak menyesalkan atas sikap arogan yang dilakukan oleh oknum pegawai honorer tersebut, semestinya selaku aparat pemerintah seharusnya dirinya dapat bersikap bijak terhadap semua orang terlebih lagi terhadap awak media yang sedang melaksanakan tugasnya. Meski begitu dirinya hingga saat ini masih menunggu etikad baik dari pegawai tersebut, pungkasnya.
Paska peristiwa tersebut, Maspardan selaku Kepala Dinas (Kadis) Disdukcapil saat dikonfirmasi Radar Kotabumi melalui sambungan telepon selulernya mengaku bahwa dirinya telah memanggil dan menegur oknum pegawai honorer yang dimaksud, atas sikap arogan bawahannya, selaku pimpinan di dinas tersebut dirinya meminta maaf kepada sejumlah awak media, atas ke tersinggungan para rekan rekan jurnalis, paska peristiwa tersebut.
“Paska peristiwa tersebut, yang bersangkutan sudah saya panggil dan dilakukan peneguran terhadap dirinya, secara pribadi dan selaku pimpinan di Dinas tersebut serta mewakili yang bersangkutan, saya minta maaf kepada rekan rekan media, atas ketersinggungannya,” ujar Maspardan. (fer)






