Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 15 Apr 2019 21:32 WIB ·

Dikira Disunat,Ternyata Untuk Pajak Terkait Pemotongan Anggaran KPPS


 Foto Riduan 
Caption : Sekretaris KPUD Lampura Horizon, saat diwawancarai wartawan, di GOR Sukung Kotabumi, Senin (15/4).
Perbesar

Foto Riduan Caption : Sekretaris KPUD Lampura Horizon, saat diwawancarai wartawan, di GOR Sukung Kotabumi, Senin (15/4).

KOTABUMI–Komisi Pemilihan Umum Daerah(KPUD) Kabupaten Lampung Utara(Lampura) santer dikabarkan ‘menyunat’ anggaran yang diperuntukan bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di wilayahnya. Akibatnya, sejumlah KPPS dikabarkan mengancam akan mengundurkan diri. Adapun anggaran yang diduga dipotong itu meliputi alat tulis kantor dan konsumsi, pembuatan TPS, honorarium KPPS (ketua dan anggota), petugas perlindungan masyarakat(linmas).

Berdasarkan data yang ada pemotongan berupa ATK dan Konsumsi dari Rp 1.080.000, menjadi Rp 972.000, pembuatan TPS dari Rp 1.500.000 menjadi Rp 1.411.200. Lalu, honorarium Ketua KPPS dari Rp 550.000 menjadi Rp517.000. Selanjutnya, honor 6 anggota KPPS masing-masing Rp 500 Ribu dengan total Rp 3 juta dan dibayarkan Rp Rp2.820.000.

Terakhir, honor untuk dua orang petugas Linmas dari Rp 800 Ribu menjadi Rp752.000.?”Sebelumnya, kami tidak pernah tahu kalau ada pemotongan anggaran itu. Kami tahunya sesaat sebelum menerima uang tersebut,” kata salah seorang anggota KPPS yang menolak disebutkan namanya kepada wartawan, Senin (15/4).

Lantaran belum mengetahui secara jelas apa alasan di balik pemotongan tersebut, pihaknya belum mau menerima uang tersebut. Baru hari ini(kemarin, Red) mereka mau menerima anggaran tersebut setelah mendapat penjelasan, atau bukti pemotongan itu dari bendahara Panitia Pemilihan Kecamatan(PPK).” ?Kalau sebelumnya mereka sosialisasi, mungkin kami tidak akan kaget seperti ini. Tapi, ini kan tidak. Tahu – tahu main potong saja,” keluhnya.(rid)

Selengkapnya, baca edisi cetak 16 April 2019

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Setelah Paksu & Sehati, Disdukcapil Lampura Inovasi URC 1803

15 April 2026 - 19:06 WIB

Gelar Rapimnas 12 Mei 2026, DPP Evaluasi Persiapan DPD Menuju Konstituen Dewan Pers

7 April 2026 - 13:56 WIB

Terkait WFH Pemkab Lampura Tunggu Provinsi

2 April 2026 - 10:44 WIB

Bupati Targetkan 30 Titik Rumah Ibadah Diperbaiki

1 April 2026 - 16:10 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru, APH Didesak Tetapkan Tersangka

31 Maret 2026 - 19:20 WIB

Capaian Akte Lahir Lampaui Target

16 Maret 2026 - 20:03 WIB

Trending di Headline