KOTABUMI –Dinas Perdagangan(Disdag) Lampung Utara(Lampura) akan segera melakukan pemantauan terhadap keberadaan gas elpiji 3 kilogram(kg) yang menjelang perayaan Hari Idul Adha 1440 menjadi langka.”Nanti kita akan pantau kelapangan, guna memastikan benar atau tidaknya ketersediaan pasokan kita itu aman,”ujar Kepala disdag Lampura Wanhendri, di ruang kerjanya Selasa (6/8).
Dikatakan, jika ternyata haril pantauanya ditemukan adanya indikasi sejumlah agen dan pangkalan yang coba-coba memanfaatkan moment, maka akan pihaknya akan rekomendasikan kepada BP Migas untuk mencabut izin operasionalnya.”Kalau ada agen, atau pihak-pihak lain yang coba bermain dalam hal ini. Tentu akan kita rekomendasikan ke BP Migas,”tegasnya.
Wanhendri menambahkan, bila aspek regulasi memungkinkan, maka ke depan pihaknya akan berkoordinasi bersama BP Migas dengan melibatkan agen, dan pangkalan dalam pengelolalan tata niaga.”Saya ingin ke depannya, jika memang memungkinkan dari aspek regulasi. Agar kiranya bisa dibuat aturan untuk meminimalisir kejadian seperti ini(kelangkaan, Red) agar tidak terus terjadi. Sehingga masyarakat yang berdomisili di kota, tidak lagi membeli gas di pengecer-pengecer, cukup melalui pangkalan. Kecuali, yang masyarakatnya tinggal jauh dari pusat kota,” imbuhnya.(cw9/rid)
Selengkapnya, baca edisi cetak 7 Agustus 2019






