KOTABUMI — 5 (Lima) unit bangunan berupa, 4 gudang, dan 1 warung bakso yang terletak di Pelabuhan Kotabumi, yang terletak di jalan Stasiun Kotabumi, rata dengan tanah dilalap sijago merah, sekira pukul 05.15 WIB, Minggu (22/9). Belum diketahui secara pasti dari mana sumber api.
Tapi dari penuturan Wiwik salah seorang pedagang saat dikonfirmasi sejumlah awak media di lokasi kejadian mengatakan, bahwa api diduga berasal dari warung bakso Ojolali milik Fery Jenggot, yang terletak di sebelah warung miliknya.
Dijelaskan, sekitar pukul 05.00 WIB, saat itu dirinya sedang mengambil termos nasi yang tertinggal diwarung miliknya. Usai mengambil termos tersebut, tidak lama kemudian terdengar suara rekannya yang memberitahukan bahwa warung bakso ojolali terbakar.
Mendengar informas tersebut secara Spontanitas dirinya bergegas menuju lokasi yang di maksud. Benar saja dirinya melihat api tersebut telah membumbung tinggi dan membakar warung bakso Ojolali.
“Api dengan cepatnya membakar warung bakso tersebut, dan menjalar ke arah gudang Eprata. Melihat peristiwa itu secara spontanitas, saya langsung mematikan sekring listrik dan mengeluarkan seluruh isi barang.
Terutama kompor gas yang terdapat di dalam warung. Selanjutnya saya juga langsung menghubungi beberapa pemilik warung untuk segera datang kelokasi kejadian. Sempat terdengar suara ledakan berulangkali dari warung bakso tersebut dan seketika api terlihat semakin membesar serta merambat ke toko dan gudang Eprata,” terangnya.(fer/her)
Selengkapnya, baca edisi cetak 23 September 2019






