KOTABUMI—Gapura pintu masuk Desa Sabuk Empat, Kecamatan Abungkunang, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), ambruk. Mujur tidak ada korban dari insiden ambruknya bangunan yang masih dalam proses pekerjaan akhir (finishing) itu. Meski demikian, ambruknya gapura pada Sabtu(5/10) sekitar jam 11.00 WIB itu tersebut menyedot perhatian warga.
Terlebih saat ambruknya gapura itu, sejumlah warga beserta kepala desa setempat berada dilokasi. Karena memang dijadwalkan gotong royong untuk membuka tiang penyangga cor beton dari bangunan gapura dimaksud.
Kepala Desa Sabuk Empat, Nandang Zaili menuturkan, jika hari itu sejumlah masyarakat sedang bergotong royong untuk membuka tiang penyangga cor beton dari gapura tersebut. Karena cor dilakukan sudah lebih dari satu bulan, jauh lebih lama dari waktu ideal untuk membuka cor beton yakni selama 21 hari. Namun, ketika baru sekitar dua atau tiga tiang penyangga dilepas, terdengar bunyi berderak dan penyangga tiang lain mulai bengkok.”Kita mengetahui gapura akan ambruk, karenanya kami menepi dan melihat detik-detik gapura tersebut ambruk ke tanah,” jelas Nandang.
Diterangkan Nandang, pembangunan gapura tersebut masuk dalam perencanaan pembangunan fisik dari anggaran Dana Desa (DD) sebesar Rp124 juta. Namun pelaksanaannya masuk pada pencairan tahap III mendatang. Sementara, waktu yang tersedia tidak memungkinkan jika gapura dimaksud dibangun dengan anggaran tahap III.(her/rid)
Selengkapnya, baca edisi cetak 7 Oktober 2019






