Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 29 Okt 2019 23:14 WIB ·

Kapolres Paparkan Trilogi Kerukunan Beragama


 Foto : Humas Polres Lampura
Caption : Kapolres Lampura AKBP Budiman Sulaksono, saat pemaparan dalam rangka pembinaan kerukunan umat beragama di Aula Kantor Kemenag Lampura, Selasa (28/10).
Perbesar

Foto : Humas Polres Lampura Caption : Kapolres Lampura AKBP Budiman Sulaksono, saat pemaparan dalam rangka pembinaan kerukunan umat beragama di Aula Kantor Kemenag Lampura, Selasa (28/10).

KOTABUMI — Kapolres Lampung Utara(Lampura) AKBP Budiman Sulaksono, didaulat menjadi narasumber dalam acara pembinaan kerukunan umat beragama yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama(Kemenag) Lampura di aula kantor setempat, Selasa (29/10).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Plt. Bupati Lampura Hi. Budi Utomo, Kepala Kemenag Hi. Qomaru Zaman, Ketua Majelis Ulama Indonesia(MUI) Hi. Mughofir, Ketua Dewan Masjid Indonesia(DMI) Hi. Makmur, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama(FKUB) Hi. Sihul Ali, dan seluruh perwakilan dari pengurus FKUB se – Lampura.

Dalam kesempatan itu, Kapolres menyampaikan, materi tentang trilogi kerukunan umat beragama, perlunya kerukunan hidup beragama, teknik mejaga kerukunan umat beragama, prinsip kerukunan umat beragama dan prilaku kerukunan umat beragama.

“Dalam kerukunan umat beragama ada trilogi, yang pertama kerukunan intern umat beragama, kedua kerukunan antar umat beragama, dan yang ketiga kerukunan antar umat beragama dengan pemerintah,”ujar AKBP Budiman Sulaksono.

Dijelaskan, kerukunan intern umat beragama berarti adanya kesepahaman dan kesatuan untuk melakukan amalan dan ajaran agama yang dipeluk dengan menghormati adanya perbedaan yang masih bisa ditolerir.”Misalnya dalam agama Islam, ada NU, Muhammadiyah dan sebagainya. Dalam protestan ada GBI, Pantekosta dan sebagainya. Dalam katolik ada roma dan ortodoks. Hendaknya dalam intern masing-masing agama tercipta suatu kerukunan dan kebersatuan,”katanya.(fer)

Selengkapnya, baca edisi cetak 30 Oktober 2019

 

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gelar Rapimnas 12 Mei 2026, DPP Evaluasi Persiapan DPD Menuju Konstituen Dewan Pers

7 April 2026 - 13:56 WIB

Terkait WFH Pemkab Lampura Tunggu Provinsi

2 April 2026 - 10:44 WIB

Bupati Targetkan 30 Titik Rumah Ibadah Diperbaiki

1 April 2026 - 16:10 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru, APH Didesak Tetapkan Tersangka

31 Maret 2026 - 19:20 WIB

Capaian Akte Lahir Lampaui Target

16 Maret 2026 - 20:03 WIB

Ini Tenaga Kesehatan Yang Berjaga di 3 Poskotis

16 Maret 2026 - 12:51 WIB

Trending di Headline