BANDARLAMPUNG—Dalam rangka meningkatkan Kompetensi Wartawan,
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia(PWI) Cabang Lampung menggelar workshop di Balai Wartawan Hi. Sofyan Akhmad Bandarlampung, Sabtu(21/12).
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Ir. A. Chrisna Putra, M.E.P., selaku Kadis Kominfo Pemprov Lampung, DR. Hi. Iskandar Zulkarnain, M.H., selaku Ketua Dewan Kehormatan PWI Lampung, Drs. Sahdi Basran(Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Lampung), Hi. Wirahadikusumah, S.P(Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Lampung), M. Furqon(Wakil Sekretaris PWI Lampung).
Dalam sambutannya, Ketua PWI Lampung Hi. Supriyadi Alfian, berharap kegiatan workshop tersebut dapat menguatkan kompetensi anggota PWI dalam menjalankan berbagai tugas jurnalistik.
Selain itu, Supriyadi juga berharap agar wartawan tak melakukan plagiat (mencontoh karya orang lain), dan copy paste. Plagiat dan copy paste karya jurnalist sudah banyak terjadi dan sudah sangat menyebar luas.”Jadi copy paste, plagiat dan pengiriman berita sama itu sudah menjadi momok kita bersama. Padahal menurut saya ketika humas memberikan rilis berita itu sebaiknya dikoreksi lagi, redakturnya cari lead berita lain,”ujarnya.
Menghadapi perkembangan zaman yang semakin canggih ini, Ketua PWI Lampung mengharapkan para pelaku media masa dari wartawan dan redakturnya bisa terus berkompetisi dan berinovasi agar produk yang akan disajikan mampu menarik minat masyarakat untuk membaca berita yang disajikan.”Untuk menghindari plagiat dan copy paste itu wartawan diharapkan memperdalam informasi yang diterima dengan melakukan chek and ricek,”imbuhnya.
Pada acara itu juga, Kadis Kominfo Provinsi Lampung, A Chrisna Putra mengatakan, pemerintah dengan pers itu sangat erat, sehingga diharapkan pelaku media (wartawan) yang dilapangan bisa terus bersinergi agar akurasi data yang dikirimkan humas pemerintah bisa lebih mendalam dan mengedepankan azas kepentingan umum, tidak mengandung propaganda, dan menebar berita bohong atau hoax yang dapat menimbulkan perselisihan.
Sementara Ketua Dewan Kehormatan PWI Lampung, Hi. Iskandar Zulkarnain, menyebut upaya yang mesti dilakukan wartawan agar terhindar dari plagiat dan copy paste harus memiliki integritas dalam melakukan kegiatan jurnalistik dan itu dapat dicapai dengan cara jujur, adil, arif dan terpercaya.(rid)
Selengkapnya, baca edisi cetak 23 Desember 2019






