Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Headline · 14 Jan 2020 22:13 WIB ·

Sepekan ke Depan, Hujan Masih Normal


 Foto 	: Pranata Riano
Caption : Agung Setyadi, Pegamat Muda Geofisika (PMG) BMKG saat dijumpai Radar Kotabumi, Selasa (14/1). Perbesar

Foto : Pranata Riano Caption : Agung Setyadi, Pegamat Muda Geofisika (PMG) BMKG saat dijumpai Radar Kotabumi, Selasa (14/1).

KOTABUMI — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika(BMKG) Kotabumi memprediksi intesinsitas curah hujan dalam sepekan ke Depan sebagian besar wilayah Kabupaten Lampung Utara(Lampura) masih dalam kategori menengah. Dengan demikian, prakiraan curah hujan masih terbilang normal.

”Pada umumnya untuk wilayah lampung kondisi hujan masih normal, berdasarkan prakiraan kita, intesitas hujan hingga sepekan ke depan masuk dalam kategori menengah,” kata Agung Setyadi, Pegamat Muda Geofisika (PMG) BMKG Kepada Radar Kotabumi, Selasa (14/1).

Menurutnya, berdasarkan pergerakan awan di Lampura untuk potensi angin kencang di wilayah setempat sudah mulai berkurang. Demikian juga kecenderungannya intensitas hujan yang masih berada diangka 50 – 150 milimeter.

Namun demikian, BMKG menghimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi bencana seperti banjir yang kerap terjadi di wilayah kabupaten setempat.”Hal yang mesti diperhatikan yakni debit air dan potensi angin kencang yang biasa terjadi disore hari. Apalagi untuk wilayah yang kerap menjadi langganan banjir setiap musim penghujan,”katanya.

Selain itu, tambahnya, masyarakat diharapkan dapat lebih memperhatikan kebersihan lingkungan di sekitar saluran-saluran air. Mengingat faktor kebersihan menjadi salah satu pemicu tersumbatnya saluran air.”Kebersihan lingkungan juga mesti diperhatikan. Seperti kotoran sampah yang dapat menyebabkan saluran air jadi tersumbat,” ucapnya.

Masih kata dia, memasuki musim penghujan seperti saat ini, tidak menutup kemungkinan terpaan angin kencang dapat menyebabkan tumbangnya pepohohan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.”Untuk itu, masyarakat dihimbau lebih waspada dengan memperhatikan pohon-pohon di sekitar tempat tinggal, dengan memangkas ranting dan cabang pohon yang berpotensi membahayakan bila terkena angin kencang,” pungkasnya.(ano/rid)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gelar Rapimnas 12 Mei 2026, DPP Evaluasi Persiapan DPD Menuju Konstituen Dewan Pers

7 April 2026 - 13:56 WIB

Terkait WFH Pemkab Lampura Tunggu Provinsi

2 April 2026 - 10:44 WIB

Bupati Targetkan 30 Titik Rumah Ibadah Diperbaiki

1 April 2026 - 16:10 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan Ibu Hamil di Pekanbaru, APH Didesak Tetapkan Tersangka

31 Maret 2026 - 19:20 WIB

Capaian Akte Lahir Lampaui Target

16 Maret 2026 - 20:03 WIB

Ini Tenaga Kesehatan Yang Berjaga di 3 Poskotis

16 Maret 2026 - 12:51 WIB

Trending di Headline