KOTABUMI––Rencana Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura), menjadikan Gedung Serba Guna (GSG)Islamic Center sebagai tempat karantina bagi Orang Dalam Pengawasan (ODP) terpapar Coronavirus Disease 19 (Covid 19), mendapat penolakan warga. Khususnya warga kelurahan Kotaalam Kecamatan Kotabumi Selatan. Karena kompleks Islamic Center berada dikelurahan tersebut.
Hendri salah seorang warga Kotaalam dengan tegas menolak rencana pemkab Lampura yang menjadikan Islamic Center Lampura menjadi lokasi karantina ODP virus mematikan tersebut. “Saya tegaskan, kami warga Kotaalam tidak setuju kalau pemkab Lampura mau menjadikan Islamic Center sebagai lokasi karantina ODP Covid-19. Karena itu tempat ibadah dan kami khawatir kampung kami nantinya bisa ikut terjangkit virus itu,” ujarnya, Minggu (5/4).
Hendri juga khawatir jika wacana pemkab Lampura ini di lanjutkan akan menimbulkan dampak negatif terhadap warga khususnya warga kelurahan Kotaalam. Apalagi lokasi GSG Islamic Center itu berada dekat dengan pemukiman warga.
Warga lainnya Oon Darmawan, juga mengatakan hal yang sama. Dirinya juga tidak setuju jika Islamic Center yang sering digunakan tempat beribadah dan juga olahraga di jadikan tempat menampung ODP Covid 19. Menurutnya masih ada lokasi lain yang layak di jadikan sebagai lokasi karantina ODP virus mematikan tersebut.
“Kenapa harus di Islamic Center yang di jadikan tempat karantina ODP Covid-19 ini, kan bisa di stadion Sukung Kotabumi atau tempat lainnya yang jauh dari keramaian warga. Islamic Center kita ini selalu banyak orang apalagi lokasinya berdekatan dengan pasar Central yang notabanenya tempat keramaian,”ujarnya.(ndo/her)
Selengkapnya, baca edisi cetak 6 April 2020






