KOTABUMI-Meski tak memiliki anggaran khusus dalam Pengamanan Pemilihan Kepala Daerah(Pilkada) Lampung Utara(Lampura) yang akan dihelat 27 Juni 2018 mendatang. Namun, Satuan Polisi Pamong Praja(Satpol-PP) akan tetap membantu pelaksanaan pengamanan Pilkada mendatang. ” Setidaknya, ada sekitar 247 personil anggota yang akan kita kerahkan dalam rangka membantu PAM(Pengamanan, Red) Pilkada Lampura mendatang,”ujar Sekretaris Sat Pol-PP Lampura Dhoni Fahmi, didampingi jajarannya kepada sejumlah awak media, Jumat(12/1).
Menurut Dhoni, pelaksanaan PAM harus dilakukan karena Pilkada merupakan hajat rakyat Lampung Utara, dan sudah menjadi kegiatan rutin bagi Sat Pol-PP. ” Kita sudah ajukan anggaran-nya(dalam APBD 2018, Red), tapi tidak disetujui. Pada Pilkada kita akan tetap melakukan pengamanan, tapi pengamanan biasa. Biasa seperti kita mengamankan hari-hari besar, bukan pengamanan khusus,”kata Dhoni.
Sebelumnya, lanjut dia, pihaknya telah membuat perencanaan anggaran untuk Pamsum (Pengamanan langsung). Dalam Pamsum yang anggarannya dipangkas tersebut, pihak Satpol-PP sudah merencanakan menempatkan dua orang personilnya untuk melakukan pengamanan di setiap TPS(Tempat Pemungutan Suara) yang tersebar di 23 Kecamatan terdiri dari 232 Desa dan 15 Kelurahan. “Kita sudah bawa surat dari pak Gubernur Lampung yang ditujukkan kepada Bupati Lampura dan Kasat Pol-PP. Namun, anggaran itu tetap dipangkas. Namun kita akan tetap menjalankan tugas dalam melakukan PAM biasa,”kata Dhoni.(ria/rid)
Selengkapnya, baca edisi cetak senin 15 Januari 2018






