KOTABUMI-Hingga Rabu(16/5) jenazah Haji Saputra(24), terduga teroris yang tewas akibat baku tembak dengan Densus 88 Anti Teror di wilayah Cianjur Jawa Barat(Jabar) Minggu(13/5) lalu, belum pernah dilihat pihak keluarganya.
Baik keluarga yang berada di RT 1/RK 1, Dusun Cintasari, Desa Kalicinta, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara(Lampura), maupun kakaknya yang berada di Cikarang Kabupaten Bekasi, Jawab Barat. Hal ini diketahui, setelah wartawan Radar Kotabumi menghubungi Joko yang merupakan kakak kandung terduga teroris Haji Saputra, (16/5).
Joko mengatakan, sampai saat ini dirinya sedetikpun belum pernah melihat raut wajah adiknya, pasca dirinya mendapat informasi terkait insiden tersebut. ” Jadi saya belum bisa memastikan kebenaran jika yang tewas tertembak Densus 88 Anti Teror pada Minggu(13/5) adalah adik saya,”kata dia, saat dikonfirmasi sekitar pukul 10.00 WIB, kemarin.
Meski begitu, Joko tidak menampik, jika pada Senin(14/5), Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) miliknya diminta salah seorang petugas Densus 88, untuk dicocokkan dengan DNA salah seorang terduga teroris.”Memang mereka mengambil DNA saya, untuk dicocokan dengan salah seorang terduga,”jelasnya.(cw7/rid).
Selengkapnya, baca edisi cetak 17 Mei 2018

Pihak Keluarga Tak Pernah Lihat Jenazah Terduga Teroris 




