2019, Angka Kriminalitas Naik 60 Persen Masih Didominasi Perkara Curat

12

KOTABUMI — Angka kriminalitas tahun 2019 yang ditangani Satuan Reserse Kriminalitas (Sat-reskrim) Polres Lampung Utara (Lampura) meningkat hingga 60 persen dari tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut didominasi dengan kasus curas, curat dan curanmor(3C).

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Radar Kotabumi dari Satreskrim Polres Lampura pada tahun 2019 terdapat 910 perkara. Dan berhasil diselesaikan sebanyak 678 perkara atau sebesar 75 persen. Sedangkan pada tahun 2018, dari jumlah 353 perkara terselesaikan sebanyak 199 perkara atau sebesar 56 persen.

”Ada peningkatan angka kriminalitas sebesar 60 persen. Meski mengalami peningkatan (angka kriminalitas, Red), namun persentasi penyelesaiannya juga meningkat mencapai 75 persen,”ujar Kasat Reskrim AKP Mukhamad Hendrik Aprilianto, mendampingi Kapolres Lampura AKBP Budiman Sulaksono, Selasa (14/1).

Hendrik merinci, penyelesaian tindak pidana (PTP) tahun 2018 meliputi pembunuhan, pengerusakan 1 (satu) kasus, senpi, judi, pengancaman, pengeroyokan, pelarian gadis 2, pemerasan, pemalsuan 3, pemerkosaan, perbuatan tidak menyenangkan, KDRT 4, sajam, pencurian biasa 6, pertanahan dan kasus lain-lain 7, curas 9, curanmor curat 10, cabul 12, penggelapan 16, curanmor curas 19, curat 21, penganiayaan 27, dan penipuan sebanyak 29 kasus.

Sedangkan, untuk jumlah tindak pidana (JTP) yang masuk di tahun 2018 yakni senpi, judi, pengancaman, pelarian gadis sebanyak 2 kasus, pemerasan, pengeroyokan, pengerusakan 3 kasus, pemerkosaan, KDRT, pemalsuan 4 kasus, perbuatan tidak menyenangkan 5, Sajam 6, pertanahan 7, cabul 11, kasus lain-lain 13, curas 14, pencurian biasa 19, penggelapan 20, curanmor curas 23, penganiayaan 32, penipuan 38, curanmor curat 60, dan curat sebanyak 74 kasus.” Jadi di tahun 2018 jumlah tindak pidana yang masuk sebanyak 353 kasus, sedangkan yang berhasil diselesaikan sebanyak 199 kasus,”terangnya.(fer/rid)

Selengkapnya, baca edisi cetak 15 Januari 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here