Oleh : HERY MAULANA (Plt. Pimred Radar Kotabumi)
Assalamualaikum…
Upaya Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Lampung Utara (Lampura), patut diapresiasi. Bagaimana mereka berjibaku memutus mata rantai penyebaran virus.
Kekinian, Gugus Tugas melakukan Rapid Tes terhadap 124 warga di sejumlah kecamatan. Konon mereka ini merupakan hasil tracking 4 jamaah tablig Gowa. Keempatnya terkonfirmasi positif, yang kini tengah dikarantina di GSG Islamic Center Kotabumi.
Hanya memang tindakan yang diambil Gugus Tugas itu terkesan terlambat. Sebab diketahui, 2 warga yang dikarantina terdahulu sudah lebih dari sebulan. Dua warga yang menyusul kemudian, sudah dua pekan dikarantina. Dalam rentang waktu itu interaksi warga yang pernah kontak langsung sudah ke mana-mana. Sementara tracking yang dilakukan sangat terbatas. Karena rentang waktu yang relatif lama, akan sangat sulit menelusuri terhadap siapa saja kontak dilakukan.
Sementara hasil Rapid Tes tidak bisa dijadikan dasar penentu status. Positif atau tidak masih harus dilakukan tes lanjutan. Karena Rapid tes tidak dapat menjangkau itu.
Bukan berarti tindakan Gugus Tugas itu sebuah kesiaan. Tetap ada manfaat yang diperoleh. Paling tidak sedikit memberikan gambaran bahwa Gugus Tugas konsent dalam penanggulangan covid.
Tetapi jika tindakan itu dimaksud untuk memutus rantai penyebaran, rasanya belumlah tepat. Jika ingin memutus rantai penyebaran, mestinya Rapid Tes dilakukan secara massal. Utamanya pada setidaknya 7.600 pemudik atau yang pulang kampung. Apalagi mereka berasal dari wilayah zona merah. Kemudian secara tegas memerintahkan kelurahan atau desa, RW dan RT melakukan isolasi mandiri secara ketat terhadap warga tersebut. Lalu setelah hasil tes negatif dan lewat masa inkubasi virus, barulah mereka dapat kembali ke rumah.
Ini dilakukan “Atas Perintah” bukan sebatas “Himbauan”. Karena efektivitas pelaksanaan sebuah “Himbauan” sangat meragukan. Memang ada konsekwensi logis dari Perintah yang dikeluarkan. Diantaranya cost yang harus dikeluarkan. Tetapi apalah artinya itu semua dengan keselamatan nyawa warga. Wallahu alam bisawab. (**)
Wassalam






