Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Beranda · 13 Agu 2020 21:40 WIB ·

Jangan Anggap Remeh


 Jangan Anggap Remeh Perbesar

Oleh : Hery Maulana

Assalamualaikum wr wb

Publik Lampung Utara, kembali dihebohkan dengan persoalan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Penyebabnya seorang kader Partai , yang menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) di Lampura, diduga kuat positif Covid-19. Terjadi banyak kontak fisik langsung antara kader dengan peserta Musda. Panitia dan undangan lainnya, termasuk Plt.Bupati Lampura yang hadir ketika itu.

Tak urung sebanyak 40 kader Partai tersebut dilakukan Swab untuk gelombang pertama. Juga Plt.Bupati Lampura. Kader lain dan undangan, juga bakal dilakukan Swab pada gelombang berikutnya.

Padahal dalam beberapa pekan terakhir, perhatian publik Lampura nyaris tidak lagi fokus soal Covid-19. Keseharian warga juga berjalan normal. Sudah banyak warga yang tidak lagi hirau soal Covid-19, termasuk penerapan protokol kesehatan. Dipusat-pusat keramaian, seperti pasar, pertokoan dan perkantoran, pemakaian maskes juga tidak sepatuh seperti sebelumnya. Banyak diantara warga sudah tidak lagi mengenakan masker.

Sejumlah pesta juga sudah mulai digelar. Begitu pula dengan sejumlah tempat hiburan seperti karoeke. Suasana yang terlihat sudah hampir kembali normal seperti sebelum pandemi terjadi.

Bahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampura, sudah menyusun rencana untuk kembali membuka Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tatap muka. Rapat menuju kearah itu juga beberapa kali digelar. Walaupun soal KBM ini masih banyak pertentangan. Utamanya dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan medis. Mereka beranggapan, resiko sangat besar bakal terjadi jika KBM dilakukan dengan tatap muka. Yakni terpaparnya sejumlah siswa dan akan mengakibatkan cluster baru penyebaran Covid-19.

Dengan kejadian pasca kegiatan partai dimaksud, membawa hikmah besar. Bahwa Covid-19, masih berada disekitar kita. Daerah ini belum boleh dianggap aman. Kemudian melalaikan protokoler kesehatan. Kewaspadaan masih harus dikedepankan. Dengan senantiasa mematuhi apa yang disarankan pemerintah. Yakni tetap mengenakan masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan dengan sabun dan berprilaku hidup sehat. Karena pandemi ini masih berlangsung dan ada disekitar kita. Jangan anggap remeh dan patuhi protokoler kesehatan. (**)
Wassalam

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

29 April 2026 - 16:10 WIB

Dibantu Malah Jadi ‘Pekara’

26 Juli 2023 - 23:31 WIB

Ditindaklanjuti Kemana ?

29 Mei 2023 - 20:02 WIB

Bertambah Kuota, Jangan Tambah Biaya Dong….

15 Mei 2023 - 21:32 WIB

PIlkades Bersumber Dari Dua Mata Anggaran

14 Maret 2023 - 20:30 WIB

Perlunya Pengawasan Pemuktahiran Data

13 Maret 2023 - 19:41 WIB

Trending di Beranda