Menu

Mode Gelap
Wartawan AJNN Aceh Dilaporkan ke Polisi, Ini Sikap Tegas PJS Perhimpunan Jurnalis Siber Provinsi Lampung Resmi Dibentuk P3K Bakal Tak Diusulkan Lagi Pelajar SDN Handuyangratu Masih Belajar di Eks Balai Desa Disdikbud Persiapkan SDM Dalam Era Pembelajaran Digital

Beranda · 23 Agu 2020 21:34 WIB ·

Belum Saatnya Kendur


 Belum Saatnya Kendur Perbesar

Oleh : Hery Maulana

Assalamualaikum wr wb

Dalam sepekan terakhir, penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Lampung Utara, bertambah secara signifikan. Tercatat ada sembilan kasus dinyatakan positif. Berdasarkan hasil uji usap atau Swab yang dilakukan. Penambahan kasus tersebut, harus dicermati secara mendalam oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19. Untuk kemudian diambil langkah-langkah antisipasi.

Kebijakan yang cenderung mengendurkan pengawasan, segera direvisi kembali. Seperti, mulai diizinkannya penyelenggaraan pesta dan pertemuan dengan jumlah massa yang besar. Meskipun, ada protokoler kesehatan yang harus diindahkan. Sebagai syarat, diberikannya izin dimaksud. Namun realitanya, protokoler kesehatan sebagaimana semestinya tidak dijalankan. Hanya sebatas formalitas lantaran takut tidak diberi izin. Tanpa ada kesadaran bahwa covid-19, menjadi ancaman serius.

Prilaku ini juga ‘menular’ dijajaran Pemerintah Setempat. Mengumpulkan massa dalam jumlah besar pada acara peringatan Tahun Baru Islam. Berdalih menggunakan protokoler kesehatan, acara dzikir dan doa bersama digelar. Pada tataran seremonial, memang begitu apik terlihat. Begitu patuhnya dengan protokoler kesehatan. Tetapi pada sudut-sudut yang luput dari kamera dan perhatian publik, terjadi penumpukan massa secara tidak beraturan. Masker hanya dijadikan hiasan yang diletakkan dibawah dagu dan tidak ada yang mencuci tangan.

Pemerintah setempat juga mulai mempersiapkan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan tatap muka. Sejumlah rapat untuk membuka kembali KBM tatap muka sudah dilaksanakan. Bahkan pemkab sudah menentukan hari dibukanya KBM Tatap muka bagi siswa.

Kebijakan seperti ini yang harus dikaji kembali. Karena penambahan jumlah kasus secara signifikan dalam seminggu terakhir, membuktikan covid-19 masih berkeliaran di Lampura. Bahkan mungkin baru memasuki fase puncak penyebaran. Sebab selama beberapa bulan terakhir, kasus positif covid-19 di Lampura, cenderung stagnan. Masyarakat bahkan sudah merasa aman dari kemungkinan terpapar virus tersebut. Ini dibuktikan dengan prilaku masyarakat yang sudah enggan menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Pemerintah harus kembali melakukan pembatasan-pembatasan. Seperti melarang adanya pertemuan warga dalam jumlah besar. Terpenting juga menunda untuk membuka KBM tatap muka. Sebab ini sangat rentan terjadi cluster baru penyebaran covid-19. (**)

Wassalam

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

29 April 2026 - 16:10 WIB

Dibantu Malah Jadi ‘Pekara’

26 Juli 2023 - 23:31 WIB

Ditindaklanjuti Kemana ?

29 Mei 2023 - 20:02 WIB

Bertambah Kuota, Jangan Tambah Biaya Dong….

15 Mei 2023 - 21:32 WIB

PIlkades Bersumber Dari Dua Mata Anggaran

14 Maret 2023 - 20:30 WIB

Perlunya Pengawasan Pemuktahiran Data

13 Maret 2023 - 19:41 WIB

Trending di Beranda